Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ahok: Keberatan dengan UMP, Perusahaan Silakan Minggir

Selasa, 19 Maret 2013, 15:33 WIB
Komentar : 0
Republika/Adhi W
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

REPUBLIKA.CO.ID, KEBON SIRIH -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku merugi atas ancaman Apindo terkait hengkangnya 90 perusahaan ke Jawa Tengah.

Namun hal itu tidak masalah karena setiap ada yang pergi maka akan ada yang datang lagi. Ahok berharap Jakarta dapat bermain di sektor bisnis yang mampu memelihara warganya. 

"Jadi upah harus di atas KHL (komponen hidup layak), perusahaan yang tidak mampu silakan minggir, Jakarta bukan imperialis," ujarnya di Balai Kota, Jakarta, Selasa (19/3).

Menurutnya, perusahaan harus tutup kalau memang tak sanggup memenuhi KHL di Jakarta. Dengan tegas, ia menyatakan tak akan melakukan kesepakatan jika Apindo masih memaksakan untuk mengubah KHL. Apalagi karena warga di Jakarta bukan budak. 

Ahok menampik kalau pemprov mengusir perusahaan tersebut. Hal ini semata karena perusahaan sudah tidak layak untuk beroperasi di Jakarta. Malah, lanjutnya, dengan pindah ke Jawa Tengah akan membuat jumlah penduduk Jakarta berkurang. "Berarti orang Jawa Tengah berkurang ke Jakarta untuk kerja buruh di bawah KHL Jakarta," ujarnya.

Dengan banyaknya perusahaan di Jakarta, lanjutnya, malah membuat warga terpaksa hidup di gubuk. Sedangkan program pemprov dengan rumah susun sewa buruh untuk lajang dimaksudkan agar keluarga pekerja pulang ke kampungnya masing-masing.

Ahok yakin dengan beralihnya perusahaan ke Jawa Tengah, para pekerja akan ikut pulang. Begitu juga dengan istri dan anaknya karena gajinya sama tetapi biaya hidup di Jakarta lebih tinggi. 

Reporter : Ratna Ajeng Tejomukti
Redaktur : Mansyur Faqih
2.044 reads
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Harga Bawang Putih di Depok Turun Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu

PKS Tolak Penghentian Bantuan Calon Haji Jakarta

Polisi-Interpol Lacak 'Background' Pelaku Mutilasi Ancol