Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Polisi-Interpol Lacak 'Background' Pelaku Mutilasi Ancol

Selasa, 19 Maret 2013, 15:10 WIB
Komentar : 0
Republika/Adhi Wicaksono
Tersangka mutilasi Alanshia alias Aliong.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pihak kepolisian akan berkordinasi dengan Interpol demi melacak background Alan Shia alias A Liong, pelaku mutilasi di Ancol. Polisi beralasan, Pelaku pernah tinggal selama 30 tahun di Cina.

''Kita akan lacak background-nya bersama Interpol,'' kata Kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Rikwanto, Selasa (19/3).

Rikwanto mengatakan, pelacakan bersama Interpol guna melihat sejarah pelaku yang terkait ada tidaknya tindak pidana yang pernah dilakukan di Cina. ''Pelaku lebih lama tinggal di Cina,'' Kata Rikwanto.

Menurut Rikwanto, Selain berkoordinasi dengan Interpol, polisi juga sedang mendalami proses pelaku bisa menjadi KTP yang memiliki keterangan sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Dalam pengembangan kasus mutilasi di ruko Mediterania Residence Nomor 26/D Apartement Aston, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, pihak kepolisian belum menetapkan tersangka baru. Sementara, motif pembunuhan adalah ketidakcocokan bagi hasil penjual narkoba dan judi.

Reporter : Wahyu Syahputra
Redaktur : Dewi Mardiani
718 reads
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong. ((QS. Al-Baqarah [2]:107))
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Ahok Tak Takut Ancaman Pengusaha

Ahok Sudah Lunasi Tunggakan Pajaknya