Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Harga Bawang di Ciputat Berangsur Turun

Selasa, 19 Maret 2013, 12:25 WIB
Komentar : 0
Wordpress.com
Bawang merah (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, CIPUTAT -- Harga bawang merah di Pasar Tradisional Ciputat Tangerang Selatan mulai berangsur turun. Turunnya harga bawang ini sudah terjadi sejak dua hari yang lalu.

Dari pantauan ROL, Selasa (19/3), harga bawang di Sentra Pasar Ciputat semenjak dua hari ini berangsur turun. Harga jual bawang merah yang mencapai Rp 60 ribu per kilogram (kg) berangsur turun menjadi Rp 50 ribu per kg.

Slamet, penjual sayur di Pasar Ciputat mengatakan, semenjak dua hari ini harga jual bawang merah Rp 50 ribu per kg. Wanita berkerudung ini mengatakan, penjualan bawang merah bisa turun dikarenakan harga beli dari pemasok mencapai Rp 49 ribu per kg.

Berbeda dengan harga jual bawang merah di lapak Jono. Pria berambut gondrong ini menjual bawang merah dengan harga Rp 44 ribu per kg. Dia berani menjual dengan harga Rp 44 ribu per kilogram dikarenakan harga belinya yang turun yakni Rp 37 ribu per kg.

Sementara itu harga beli bawang putih dari pemasok Rp 45 ribu per kg. Oleh karena itu wanita berumur 45 tahun ini menjualnya dengan harga Rp 50 ribu per kg.

Di lapak pria berumur 30 tahun ini harga jual bawang putih Rp 55 ribu per kg. "Saya menjual dengan harga segitu karna harga belinya saja sudah Rp 48 ribu per kg," ujar Jono.

Berbeda halnya dengan bawang putih jenis kating yang belum terjadi penurunan harga. Harga jual bawang putih jenis kating di kios Slamet Rp 65 ribu per kg. "Harga beli untuk bawang putih jenis kating Rp 60 ribu per kg, mau tidak mau untuk bawang putih jenis kating beluk ada penurunan harga," kata Slamet.

Begitu pun dengan harga jual bawang putih jenis kating di warung Jono. Harga bawang putih jenis kating ini di jual Rp 70 ribu per kg, dengan harga beli Rp 65 ribu per kg.

Reporter : Irfan Abdurrahmat (c10)
Redaktur : Nidia Zuraya
1.667 reads
Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu((QS. An Nisa 4 : 29).)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Ahok: Pajak Saya Jangan Dikorup

Polisi Kantongi Ciri-Ciri Pelaku Pembunuhan di Soetta