Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ketua DPR 'Tekan' Polisi Soal Penyerangan Kantor Tempo

Selasa, 19 Maret 2013, 03:53 WIB
Komentar : 0
Antara/Reno Esnir
Marzuki Alie

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPR Marzuki Alie meminta Kepolisian RI bertindak tegas dan mengusut perusakan kantor Koran Tempo di Kebayoran Baru termasuk kemungkinan adanya aktor intelektual di balik aksi tersebut.

"Kejadian itu sangat disesalkan. Mungkin saja ada yang tidak suka dengan pemberitaan Tempo. Karena itu saya meminta Polri mengusut hingga tuntas," kata Marzuki Alie di Jakarta, Senin (18/3).

Politisi Partai Demokrat itu mengatakan media merupakan salah satu pilar demokrasi sehingga segala bentuk kekerasan dan perusakan terhadap kebebasan pers tidak bisa dibenarkan. Keberadaan media juga sangat dibutuhkan di era keterbukaan saat ini.

"Kita memilih berdemokrasi. karena itu kita harus siap dengan konsekuensinya termasuk kebebasan menyampaikan pendapat. Media juga memiliki kebebasan memberitakan asalkan pemberitaannya dapat dipertanggungjawabkan," tuturnya.

Apabila ada pihak-pihak yang keberatan dengan pemberitaan media karena dinilai tidak sesuai fakta, kata dia, demokrasi di Indonesia memiliki mekanisme dan proses hukum sehingga tindakan main hakim sendiri dengan melakukan penyerangan tentu saja tidak bisa dibenarkan.

"Kan ada hak jawab. Ada Dewan Pers untuk memediasi ketidakpuasan. Masih ada juga pengadilan untuk menyidangkan," ujarnya.

Di sisi lain, Marzuki Alie juga mengimbau media agar bisa proporsional dan memberitakan sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Jangan sampai berita di media massa mengandung fitnah dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. 

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
2.096 reads
Janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian. Barang siapa yang membenci ayahnya berarti ia kafir.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...