Selasa, 27 Zulhijjah 1435 / 21 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Bibit Bawang Mahal, Coba Gunakan Biji

Sabtu, 16 Maret 2013, 11:11 WIB
Komentar : 0
onionrecipes.co.uk
Bawang merah
Bawang merah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harga bawang merah yang tinggi ikut mendongkrat harga bibit. Bibit bawang yang biasanya dijual Rp 18 ribu per kilogram, kini harganya mencapai Rp 30 ribu.

"Petani harus mencari alternatif yang lebih murah," ujar Direktur PT. East West Seed Indonesia (Ewindo) Afrizal Gindow, Jumat (15/3).

Untuk menggarap satu hektare (ha) lahan, petani membutuhkan sekitar 500 kilo bibit. Biaya yang keluar menjadi lebih dari Rp 17 juta untuk satu ha lahan.

Namun jika petani menggunakan biji bawang, biaya bisa sedikit ditekan. Satu ha lahan membutuhkan 4 hingga 5 kg biji bawang. Harga biji bawang per kg sebesar Rp 1,5 juta.

Penggunaan biji bawang memang belum populer. Biji bawang membutuhkan waktu penyemaian selama 42 hari sebelum masa tanam. Dengan menggunakan biji, produksi bawang diklaim lebih tahan terhadap penyakit tanaman. Umbi yang tumbuh pun bentuknya lebih besar. Selain harga biji bawang cendering stabil dibandingkan harga bibit.

Biji bawang menurut Afrizal sudah marak digunakan pertanian di negara lain. Misalnya saja Filipina dan Belanda. Di Indonesia, pemakaian biji bawang sudah dilakukan segelintir petani di Brebes, Bima dan Probolinggo.

Reporter : Meilani Fauziah
Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jokowi: Mari bergerak dan Bekerja Keras
 JAKARTA -- Presiden Indonesia, Joko Widodo menghadiri acara 'Syukuran Rakyat Salam 3 Jari' di Monumen Nasional (Monas), Senin (20/10). Dalam kesempatan tersebut Jokowi mengajak...

Berita Lainnya

Bus APTB Bekasi-Pulogadung Masih Sepi Penumpang

Bus APTB Depok Beroperasi Tahun Ini