Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Keluarga Kenal Korban Mutilasi dari Tato

Jumat, 15 Maret 2013, 18:22 WIB
Komentar : 0
Republika/Adhi Wicaksono
Tersangka mutilasi Alanshia alias Aliong.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Merlina Suparmin meyakini korban mutilasi adalah suaminya dari tato dan gigi palsu. Hal tersebut setelah pihak kepolisian melakukan identifikasi potongan tubuh korban.

''Ada tato kuda laut dan gigi palsu bagian depan,'' kata Kapolda Metro Jaya Putut Bayu Seno, Jumat (15/3). Putut mengatakan, tanda-tanda tersebut diakui oleh keluarga korban. Pihak kepolisian juga menemukan luka bakar dibagian kepala korban. Masa kematian diperkirakan tiga sampai empat hari lamanya.

Sebelumnya, korban yang bernama Tonny Arifin Djomin (45 tahun) sempat pamit kepada istrinya dan teman korban melihat mobil korban di depan ruko milik pelaku (11/3), sekitar pukul 21.00 WIB.

Sementara ini pihak kepolisian masih menganggap sakit hati merupakan motif pembunuhan dan pemutilasian. ''Pelaku kerap dimarahi dan dibentak-bentak korban ketika ditagih hutang,'' kata Putut

Dari pantauan lapangan, pelaku yang berinisial A datang ke Polda Metro sekitar pukul 16.00 WIB dengan memakai kacamata, baju berwarna kuning, celana pendek, dan sendal jepit. Pelaku sempat marah dan ingin menyerang petugas polisi, akan tetapi petugas mengamankan dengan segara.

Reporter : Wahyu Syahputra
Redaktur : Dewi Mardiani
818 reads
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Pelaku Mutilasi Sempat Bertengkar di Surabaya

Identitas Pria Terbakar di Jakbar Belum Diketahui

Perampok di Bekasi Dipastikan Teroris