Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Tekan Embrio Kriminalitas, Polisi Bak 'Sales' Singgah di Rumah-Rumah

Rabu, 13 Maret 2013, 18:05 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Metro Jaya, Irjen Pol Putut Bayuseno mengungkapkan menggunakan taktik dagang dalam melayani masyarakat.

"Kita tidak bisa andalkan pelayanan di kantor saja," katanya di Mapolda, Jakarta, Rabu (13/3).

Menurut Putut, seringkali masyarakat enggan untuk datang ke pusat pelayanan polisi karena segan atau takut. Padahal laporan yang diberikan menyangkut keamanan warga. 

Taktik berdagang diterapkan dengan menggunakan Babinkamtibnas, yang berkeliling di rumah-rumah masyarakat. Minimal lima rumah dalam sehari dan meninggalkan kartu nama. "Ini untuk menanggulangi embrio kriminalitas," kata Putut.

Putut menjelaskan, seperti maling ayam yang dibawa sampai ke pengadilan. Hal tersebut menyita waktu dan membutuhkan biaya yang besar. Memenjarakan maling ayam hanya menimbulkan konflik baru yaitu pengangguran.

"Sementara mereka yang maling punya anak istri. Bisa jadi anaknya menjadi pelaku kriminal juga karena ekonomi. Polisi bertanggung jawab atas ini," katanya menegaskan.

Reporter : Wahyu Syahputra
Redaktur : Djibril Muhammad
571 reads
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(QS Al-Baqarah: 39)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Musim Hujan, Harga Cabai Naik