Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Nonton Balap Liar, Remaja Terkena Peluru Nyasar

Senin, 11 Maret 2013, 14:13 WIB
Komentar : 0
Corbis.com
Pistol (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- SR (14) menjadi korban peluru yang meleset yang dilesatkan salah satu orang yang diduga polisi. Pelaku melakukan penembakan disinyalir untuk menertibkan remaja yang balap liar.

 

''Saya tahu jam 5 pagi anak saya kena peluru nyasar,'' ujar Ayah korban Istiadi, Senin (11/3)

Istiadi mengatakan, anaknya keluar jam sembilan malam untuk berkumpul bersama temannya ulang tahun di salah satu Restoran di Cideng, Jakarta Pusat. Namun, Ibunya menelepon kalau anaknya di Rumah Sakit Fatmawati.

''Katanya dilakukan pembedahan,'' ujar Istiadi

Dari cerita anaknya, Istiadi mengatakan kejadian bertempat di SPBU Jalan Cideng Timur, Pukul 02.00 WIB dini hari, Ahad (10/3). Waktu itu ada balap liar, dan korban sedang mengisi bensin.

Lalu ada orang keluar berpakaian bebas dari mobil Avanza dan menembakkan peluruh ke bawah. ''Anak saya tidak jauh dari penembakan,'' kata Istiadi

Lantas, SR pulang naik motor dengan posisi dibonceng temannya. Sementara, temannya yang lain melihat kaki kanannya berdarah. Mereka mencoba membawa ke berbagai Klinik dan ditolak dengan alasan kasus penembakan. Sampai akhirnya dilakukan pembedahan di Rumah Sakit Fatmawati

''Darah mengucur terus dari luka di atas mata kaki kanan,'' ujar Istiadi Istiadi yang mengetahui, datang ke RS Fatmawati, dan melapor ke Lakalantas Polsek Cilandak. Kemudian, SR diarahkan ke Polsek Gambir untuk mengecek tempat kejadian perkara.

''Kita buat laporan dengan nomor No. Pol: 181/K/III/2013/SEK GBR,'' katanya

Istiadi mengharapkan agar dilakukan pemeriksaan ke pelaku penembakan, mengapa menembak ke arah bawah. Dia menginginkan kejelasan dan keadilan atas kecelakaan yang menimpa anaknya akibat kecerobohan pelaku. ''Untung masih di kaki, bagaimana kalau di badan,'' kata Istiadi

Saat ini SR masih dirawat di RS Fatmawati setelah dilakukan operasi pengeluaran proyektil Jam 9 malam, (10/3). Menurut informasi pihak rumah sakit, Istiadi mengetahui ada keretakan tulang kaki bagian bawah. Tapi proyekti tidak menempel di tulang.

 

Reporter : Wahyu Syahputra
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
1.124 reads
Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Kasus Pelecehan Seksual Siswi SMA Minim Saksi