Jumat, 28 Ramadhan 1435 / 25 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kasus Pelecehan Seksual Siswi SMA Minim Saksi

Senin, 11 Maret 2013, 13:15 WIB
Komentar : 1
Antara/Reno Esnir
Kombes Pol Rikwanto
Kombes Pol Rikwanto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kasus pelecehan seksual di SMA 22 yang melibatkan seorang Wakil Kepala Sekolah terkendala sulitnya mencari saksi.

Sehingga, saksi inisial T yang dilaporkan melakukan pelecehan seksual kepada siswinya belum naik status jadi tersangka.''Wakepsek inisial T masih saksi,'' kata Kepala Bidang Humas Polda Metrojaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, Senin (11/3).

Rikwanto menjelaskan, banyak saksi yang tidak melihat kejadian pelecehan seksual. Biasanya pelecehan seksual hanya dilakukan tersangka kepada korbannya di tempat yang sepi. Seperti kasus ini di dalam mobil Wakepsek.

Pihak kepolisian hanya mengandalkan pengakuan saksi korban, yang diajak ke Ancol, Sentul dan Rumah T untuk melakukan tindakan asusila.

Rikwanto meyakini kasus pelecehan seksual di SMA 22 Jakarta Timur akan segera terungkap. Pihak kepolisian terus menyelidiki dalam dua hari ini. Rikwanto melanjutkan, minggu ini akan diadakan gelar perkara.

Gelar Perkara tersebut untuk menentukan status kemudian Wakepsek T yang diduga bertindak asusila kepada siswanya. Polisi juga berkonsolidasi dengan pihak kejaksaan, untuk membantu sulitnya pengungkapan kasus karena keterbatasan saksi. ''Wakepsek kemungkinan bisa jadi tersangka,'' ujar Rikwanto

 

Reporter : Wahyu Syahputra
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah(HR. Tirmidzi)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

Berita Lainnya

Tak Mau Tiru Kpop, Jokowi Pilih Tanjidor