Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Diancam FPI, Masjid Ahmadiyah Dijaga 300 Personel TNI-Satpol PP

Jumat, 08 Maret 2013, 21:17 WIB
Komentar : 0
Antara/Jafkhairi
Demonstrasi pembubaran Ahmadiyah (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, PONDOK GEDE -- Sekitar 300 personel gabungan kepolisian, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersiaga di sekitar Masjid Al Misbah, Jatibening, Pondok Gede, Bekasi. Sebab, Masjid Al Misbah Ahmadiyah mendapat ancaman akan didemo dan ditutup Front Pembela Islam (FPi). 

"Ada 300an personel yang jaga," kata Kapolsek Pondok Gede, Komisaris Polisi Dedy Tabrani kepada Republika, Jumat, (8/3).

Penjagaan tersebut sudah dilakukan sejak tadi pagi. Deden Sujana, kepala keamanan nasional Ahmadiyah, mengatakan terdapat sekitar 100 jamaah Ahmadiyah di masjid tersebut.

Di masjid yang mempunyai luas sekitar 400 meter persegi itu berdiri dua buah bangunan, yaitu masjid dan rumah imam masjid. Menurutnya, penyegelan yang dilakukan Pemkot Bekasi tersebut ilegal. Sebab, mereka tidak menerima surat pemberitahuan resmi dari Pemkot Bekasi.

Deden menambahkan, apabila pihak FPI datang untuk menutup masjid tersebut, maka pihaknya akan melakukan negosiasi. "Kalau masih kekeh mau nutup, kita serahkan ke polisi. Kalau polisi nggak bisa, kita yang handle," katanya menegaskan.  

Menurut Deden, masjid yang sudah berdiri sejak 1980 itu mempunyai 350 cabang di Indonesia. Ia juga mengatakan, masjid Al Misbah sudah mengantongi ijin resmi dari Pemerintah Kota sejak berdiri.

"Bangunan juga sesuai dengan IMB, bangunan ini adalah tempat ibadah dan tidak digunakan untuk keperluan yang melanggar hukum," katanya.

Sebelumnya, dua minggu yang lalu Pemkot Bekasi memasang papan larangan kegiatan di masjid tersebut. Pantuan Republika di lokasi, penjagaan ketat oleh personil gabungan masih dilakukan hingga siang ini. Sementara itu, di masjid tersebut tampak juga dijaga oleh beberapa orang jamaah Ahmadiyah.

Reporter : Dessy Suciati Saputri
Redaktur : Djibril Muhammad
1.178 reads
Sebaik-baik menjenguk orang sakit adalah berdiri sebentar (tidak berlama-lama) dan ta'ziah (melayat ke rumah duka) cukup sekali saja.((HR. Ad-Dailami))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Ditangkap Polisi, Hercules: Hanya Salah Paham

Ditemukan, Bensin di Samping Pria Terbakar di Kembangan

Digiring Brimob, Hercules Jalan Jongkok