Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Hercules Diamankan Setelah Baku Tembak

Jumat, 08 Maret 2013, 20:08 WIB
Komentar : 0
Wahyu Syahputra/Republika
Hercules Rosario

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hercules Rosario Marshal diciduk polisi di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Jumat (8/3) pukul 18.00 WIB. Pencidukan ini sempat menimbulkan kericuhan karena terjadi baku tembak antara polisi dengan kawanan pemuda anak buah Hercules di kawasan Kebon Jeruk belakang kantor RCTI tersebut.

Awalnya petugas gabungan Polda Metro Jaya dan polres Jakarta Barat mendatangi kawanan tersebut dalam rangka pembersihan kawasan dari preman. Namun kawanan yang rata-rata merupakan anak muda tersebut melawan dengan kekerasan. Melihat hal tersebut, petugas melepaskan tembakan agar keadaan terkendali.

Hercules yang merupakan ketua umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru ditangkap akibat laporan dari sejumlah warga yang merasa resah dengan kawanannya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Hengki Haryadi mengatakan penangkapan tersebut karena anak buah Hercules kerap melakukan aksi pemerasan dan kekerasan.

"Sengaja tadi kami datangi pas waktunya mereka apel di ruko markas. Pemilik ruko melapor kerap diintimidasi dan diperas mereka," terang Hengki.

Total kawanan Hercules yang ditangkap ada sebanyak 50 orang. Mereka digelandang ke Polda Metro Jaya menggunakan lima unit mobil sewaan dan beberapa mobil petugas. Hercules sendiri masih belum mau dimintai keterangan oleh wartawan. 

Menurut saksi mata, Adun, yang saat itu tengah melintas disana mengatakan Hercules sempat berteriak kepada petugas, “Dia minta jangan diborgol,” ujarnya.

Reporter : Ilhami Rizqi Ashya
Redaktur : Mansyur Faqih
5.358 reads
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Pengamat: Media Menginspirasi Pembunuh Memutilasi Korbannya