Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Bekasi Tunggu Pencairan APBD untuk Perbaiki Jalan

Rabu, 06 Maret 2013, 21:06 WIB
Komentar : 1
Kawasan Jalan Raya Pondok Gede, Bekasi, Senin,10/10 yang setiap hari pada jam-jam aktifitas tampak macet parah akibat kondisi jalan tidak baik serta volume kendaraan yang meningkat. (Republika Online/Fafa)

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI TIMUR -- Pembenahan kerusakan-kerusakan jalan yang ada di daerah perbatasan Kota Bekasi baru akan dilakukan pada Mei mendatang. Perbaikan ini lantaran masih menunggu pencairan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2013 Kota Bekasi.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Bina Marga dan Tata Air (Disbinmarta) Kota Bekasi, Arief Maulana, menyatakan, pihaknya belum melakukan survey ke lapangan soal jalan-jalan yang rusak, khususnya di wilayah perbatasan Bekasi-Jakarta dan perbatasan Kota Bekasi dengan Kabupaten Bekasi. Sehingga dia belum memiliki data pasti terkait jalan-jalan yang rusak tersebut, khususnya data untuk 2013.

Dia menjelaskan, pihaknya juga belum menerima laporan terkait adanya perubahan-perubahan alokasi anggaran yang ada di APBD 2013. "Itu sempat ada beberapa kali perubahan. Nanti kami check lagi sudah teranggarkan atau belum untuk perbaikan jalan-jalan di perbatasan," katanya kepada Republika, Rabu (6/3).

Namun, untuk program perbaikan yang sudah dianggarkan ke dalam APBD, Arief berjanji bakal segera melakukan kegiatan begitu dana APBD sudah dicairkan. Kemungkinan besar, kata Arief, kegiatan itu baru bisa dilaksanakan pada Mei atau Juni mendatang.

Kendati begitu, Arief mengaku, khusus untuk anggaran perbaikan di Jalan Terusan Karang Satria, Duren Jaya, sepertinya baru akan diajukan ABT (Anggaran Biaya Tambahan). Pasalnya, pihaknya mesti melakukan survey lapangan guna mengetahui seberapa parah kerusakan jalan tersebut.

Sementara untuk kerusakan jalan di bawah jalan layang Kranji, Arief mengaku tidak bisa berbuat banyak. Kerusakan jalan tersebut, tutur Arief, merupakan tanggung jawab dari pemerintah pusat, karena masuk ke dalam strategi nasional.

Menurutnya, setiap kali ada pertemuan dengan Pemerintah Pusat, pihaknya terus mengajukan upaya perbaikan. "Anggarannya dari Pemerintah Pusat, kami kan juga menerapkan efisiensi anggaran. Kalau ada anggaran dari pemerintah pusat, anggaran yang kami punya bisa ke daerah lain," ujar Arief.

Berdasarkan data pada 2012, ada sekitar 1400 titik jalan rusak di Kota Bekasi, termasuk jalan protokol, jalan penghubung antar kecamatan, dan jalan-jalan perbatasan.  Alokasi APBD 2012 untuk Disbinmarta Kota Bekasi mencapai Rp 294 miliar, dan dari jumlah itu 79 persen dialokasikan untuk perbaikan dan pembangunan jalan.

Reporter : Reja Irfa Widodo
Redaktur : Djibril Muhammad
1.257 reads
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(QS Al-Baqarah: 39)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  TATANG SM Rabu, 6 Maret 2013, 22:33
Maintenance Jalan sebetulnya bisa dilakukan kontrak unit rate dg kontraktor sehingga jika ada kerusakan segera diperbaiki oleh contractor yg udah menang tender unit rate, Dan kontrak nya Di evaluasi tiap tahun , karena kami juga dapet kontrak dari kawasan swasta . Sehingga tidak menunggu lama .
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Jokowi Resmikian Rute APTB Rawamangun-Bogor

Teater Koma Kembali Pentaskan 'Sampek Engtay'

Infrastruktur Jalan di Wilayah Perbatasan Bekasi Memprihatinkan