Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kasus Pencabulan Siswi, Penyidik Periksa Kepala Sekolah

Rabu, 06 Maret 2013, 16:10 WIB
Komentar : 0
bhasafm.com
Pencabulan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SEMANGGI -- Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metrojaya memeriksa Kepala SMAN 22 Jakarta, Rabu (6/3).

Pemeriksaan dilakukan setelah sebelumnya, penyidik  memeriksa Wakil Kepala Sekolah (Wakepsek) SMA N 22 Jakarta, pada Selasa (5/3) kemarin.

Kepala Bidang Humas Polda Metrojaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, memang dijadwalkan pemeriksaan terhadap lima saksi dari pihak SMA N 22 dalam sepekan ini.

Mereka diduga  mengetahui seputar peristiwa pencabulan terhadap MA (17 tahun) tersebut. ''Hari ini penjadwalan pemeriksaan Kepsek, tengah berjalan saat ini. Kemarin, Wakepseknya,'' ujar Rikwanto, Rabu (6/3), di Mapolda Metro Jaya.

Kepsek  bernama Abtsuni Yohairi dimintai keterangan terkait pengakuan korban MA dan dugaan kejahatan seksual yang dilakukan oleh anak buahnya. Rikwanto mengatakan, keterangan Kepsek salah satu keterangan yang sangat bisa dijadikan acuan.

Selain Abtsuni, jadwal pemeriksaan penyidik hari ini turut memanggil dua guru Tata Usaha SMA N 22 Jakarta. Adapun Rikwanto mengatakan, pemeriksaan Wakepsek berinisial T tersebut kemarin, berlangsung selama 13 jam.

''Kemarin Wakepsek diperiksa dari pukul 09.00 sampai 10 malam,'' ucap dia. Seusai menjalani pemeriksaan, status T pun masih sebagai saksi.

Ia menjelaskan, sudah diperiksanya T yang juga menjabat sebagai guru Biologi itu belumlah dikonfrontir dengan keterangan MA. Memang kemarin, MA juga mendatangi Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan penyidik.

Akan tetapi, seusai diperiksa, saat meninggalkan kantor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, MA sama sekali tidak bisa dimintai keterangan.

Reporter : Alicia Saqina
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
3.685 reads
'Ketahuilah, sesungguhnya bahwa malaikat tidak mau masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat patung.(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Biaya Pelantikan Bupati Tangerang Habiskan Rp 700 Juta

Eskalator Pertama JPO Mati karena Keamanan

Kurangi Kemacetan, Jasa Marga Tutup Pintu Keluar Tegal Parang