Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Asyik di Tangerang Ada Rumah Sakit Tanpa Kelas

Kamis, 28 Februari 2013, 06:53 WIB
Komentar : 0
Antara/Jafkhairi
Pasien di rumah sakit (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,TANGERANG -- Pemerintah Kota Tangerang akan mengoperasikan Rumah Sakit Tanpa Kelas Juli 2013. Warga tidak perlu membayar layanan kesehatan.  ''Untuk biaya tidak dibatasi, Juli sudah bisa digunakan'' Ujar Wali Kota Tangerang Wahidin Halim, Rabu (27/2)

Wahidin mengatakan, pemerintah membuat program layanan kesehatan demi memasilitasi dua juta warga Tangerang. Tidak ada perbedaan antar warga, kaya miskin kelasnya sama.

Program ini merupakan program lanjutan kartu multiguna 2006. Awalnya untuk yang tidak mampu, tapi tahun 2011 layanan kesehatan gratis untuk seluruh warga Kota Tangerang. Bahkan, menurut Wahidin, ada sebagian warga Jakarta yang berobat gratis ke Tangerang. ''Malah warga Jakarta yang diperbatasan berobat ke kita, seperti di Tegal Alur, Jakarta Barat'' katanya

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangerang Wibisono mengatakan ada peningkatan anggaran tiga tahun belakangan. Peningkatan ini disebabkan, biaya berobat gratis seluruh warga Kota Tangerang ditanggung pemerintah. ''Sakit berat juga gratis,'' katanya

Untuk tahun 2013 ini, anggaran biaya kesehatan dan pengoperasian sekitar Rp 100 Milyar yang diperuntukkan untuk rumah sakit non kelas. Wibisono menjelaskan, pada periode pertama tahun ini,  anggaran biaya kesehatan yang telah digunakan mencapai Rp 3 Milyar lebih. ''Itu untuk biaya 619 pasien rawat inap dan 2.075 pasien rawat jalan,'' katanya

Reporter : Wahyu Saputra
Redaktur : M Irwan Ariefyanto
1.551 reads
Menguap adalah dari setan. Karena itu, apabila salah seorang dari kalian menguap, tutuplah serapat mungkin karena ketika salah seorang dari kalian berkata ‘huah’ (pada saat menguap), setan akan menertawakannya". (HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda