Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

51 Km Pantai Tangerang Dipenuhi Sampah, Pemda Kewalahan

Selasa, 26 Februari 2013, 20:08 WIB
Komentar : 0
RTC/Rifa Nurfauziah
Sampah

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Sampah memenuhi pesisir pantai Tangerang sejauh 51 Kilometer. Pemerintah Kabupaten Tangerang mengakui kewalahan mengatasi lautan sampah.

"Sampah di sepanjang 51 KM pesisir pantai, dari Dadap sampai Kronjo," kata Kepala Bina Hukum dan Informasi Lingkungan Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kabupaten Tangerang Karnata, Tangerang, Selasa (26/2).

Karnata melanjutkan, sampah yang sulit diatasi terkendala minimnya armada pengangkut sampah. Di tambah, sampah terus datang melalui saluran air, sungai Cisadane dan muara tempat bertemunya sungai dan laut. Sampah yang datang dihantam gelombang laut yang menggiringnya ke pantai.

Titik yang paling parah berada di Tanjung Burung sampai Teluk Naga. Bahkan, untuk tempat yang paling parah tersebut. Hanya disediakan satu armada pengangkut sampah. "Minim sekali armada di Tanjung Burung dan Teluk Naga," kata Karnata.

Sampai saat ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang hanya mengeluhkan keterbatasan armada. Untuk upaya lain, Pemkab masih mengandalkan program gerakan kebersihan yang melibatkan warga demi mengatasi sampah di pesisir pantai. "Sementara, kita masih mengandalkan program gerakan kebersihan," katanya.

Parahnya, tidak hanya sampah organik saja yang memenuhi pesisir pantai tapi yang non-organik. "Plastik dan stereoform juga mendominasi, airnya juga hitam," katanya.

Reporter : Wahyu Syahputra
Redaktur : Djibril Muhammad
879 reads
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Pesisir Pantai Tangerang Bertahun-tahun Jadi Lautan Sampah

Pengembang di Bekasi Dituntut Benahi Jalan

'Idealnya Setiap Koridor Transjakarta Miliki SPBG'