Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register
  • Idris,sang manusia patung tengah mengoles wajahnya dengan lotion hitam sebelum melakukan aksinya sebagai manusia patung di Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (25/2). (Republika/ Agung Supriyanto)

  • Idris,sang manusia patung tengah mengoles wajahnya dengan lotion hitam sebelum melakukan aksinya sebagai manusia patung di Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (25/2). (Republika/ Agung Supriyanto)

  • Idris,sang manusia patung terdiam untuk menarik perhatian dari pengunjung di Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (25/2). (Republika/Agung Supriyanto)

  • Idris,sang manusia patung terdiam berdiri disamping sepeda tuanya untuk menarik perhatian dari pengunjung di Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (25/2). (Republika/Agung Supriyanto)

  • Pengunjung berfoto bersama dengan Idris (kiri),sang manusia patung di Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (25/2). (Republika/Agung Supriyanto)

  • Sejumlah siswa berfoto bersama dengan Idris,sang manusia patung di Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (25/2). (Republika/Agung Supriyanto)

In Picture: Aksi Manusia Patung di Kawasan Kota Tua

Senin, 25 Februari 2013, 16:57 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Idris,sang manusia patung melakukan aksinya sebagai manusia patung di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (25/2). 

Aksi diam Idris menjadi manusia patung ini menarik perhatian sejumlah wisatawan dan pengunjung, banyak diantara mereka yang tertarik untuk berfoto bersama. Dalam sehari, Idris mampu memperoleh penghasilan rata-rata Rp. 200.000 pada hari biasa dan bahkan mencapai hingga Rp. 1.000.000 pada hari libur.

Redaktur : Mohamad Amin Madani
3.145 reads
FOTO SEBELUMNYA
FOTO TERPOPULER
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda