Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Bekasi Gelontorkan Rp 5 Miliar Atasi Banjir

Minggu, 10 Februari 2013, 20:57 WIB
Komentar : 1
Tim relawan berusaha mengevakuasi warga di perumahan Pondok Gede Permai Jatiasih, Bekasi, Selasa (5/2). (Republika/Rakhmawaty La'lang)

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, telah mengeluarkan dana sedikitnya Rp 5 miliar untuk mengatasi banjir yang terjadi pada 18 Januari dan 4 Februari 2013.

"Dana itu telah digunakan untuk menangani masalah pascabanjir seperti menyumbangkan makanan dan minuman, air bersih, selimut, obat-obatan," ujar Sekretaris Daerah Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji, di Bekasi, Ahad (10/2).

Menurut dia, alokasi dana terbesar diperuntukan bagi penanggulangan banjir di Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, yang ketinggian banjir pada saat itu mencapai lebih dari 4 meter.

"Dana tersebut telah kita manfaatkan untuk penanganan awal perbaikan tanggul yang jebol sepanjang 20 meter menggunakan sistem beronjong atau kawat batu," katanya.

Dikatakan Ray, musibah banjir di dua waktu berbeda itu sama-sama memiliki debit air yang cukup tinggi yakni mencapai 650 meter kubik per detik. "Padahal dalam keadaan normal hanya 250 hingga 300 meter kubik per detik," katanya.

Ia mengakui anggaran tersebut masih relatif minim karena hanya mampu mengatasi kurang dari 50 persen kebutuhan pemulihan infrastruktur pascabanjir.

Menurut dia, sekitar 10 ribu lebih rumah warga di sepanjang sisi Kali Bekasi terendam air dengan ketinggian bervariasi.

Pihaknya hingga kini masih mendata kerugian materi akibat peristiwa yang sempat menewaskan sedikitnya tiga warga itu.

"Musibah ini sesungguhnya menjadi tanggung jawab seluruh pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun masyarakat," katanya.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
1.599 reads
Rasulullah SAW melarang membunuh hewan dengan mengurungnya dan membiarkannya mati karena lapar dan haus.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  benk yan Minggu, 10 Februari 2013, 21:17
©®®=£¢^€ !!! ??? Beli jengkol ... KPK monitor nanti baru jadi 5 hari jebol ??? Zzzz !!!
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda