Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Korban Banjir Masih Kesulitan Air Bersih

Jumat, 25 Januari 2013, 01:11 WIB
Komentar : 0
Warga masih memadati tempat pengungsian di posko kantor kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (24/1). (Republika/Adhi Wicaksono)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warga korban banjir di Kelurahan Penjaringan Jakarta Utara mengaku kekurangan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk membersihkan rumah dari sisa banjir.

"Kita kekurangan air bersih meskipun sudah ada pasokan dari Palyja," kata Ketua RW03 Penjaringan, Faisal Syam di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan bahwa kebutuhan lain, seperti logistik, air mineral, dan selimut sudah mencukupi, namun yang masih sangat mereka butuhkan adalah air bersih.

Faisal mengatakan, sejak dua hari pascabanjir, Perusahaan Air Minum (PAM) Lyonnaise Jaya (Palyja) sudah beroperasi kembali mendistribusikan air bersih ke rumah warga, namun belum mencukupi kebutuhan.

"Kemarin siang, PMI juga sudah mendistribusikan air bersih, tapi juga belum mencukupi," tambah Faisal.

Pantauan di lokasi, truk tangki air PMI terlihat siaga di pinggir jalan, sementara di beberapa titik terlihat tangki-tangki air bersih dari Kementerian PU.

Sebelumnya, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta mendistribusikan 5.000 liter air bersih untuk korban banjir di Kelurahan Muara Baru Jakarta Utara.

PMI juga menyiagakan satu unit mobil penjernih air di Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta Utara.

Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
934 reads
Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda