Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

DPRD DKI Evaluasi 100 Hari Jokowi

Selasa, 22 Januari 2013, 18:48 WIB
Komentar : 0
Republika/Aditya Pradana
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Jokowi-Basuki Tjahaja Purnama

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- DPRD DKI Jakarta mengevaluasi 100 hari masa kerja pemerintahan Gubernur Jakarta, Joko Widodo dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.

"Saya tidak bilang bagus, oke," ujar Ketua DPRD DKI Jakarta, Ferrial Sofyan seraya tertawa, Selasa (22/1).

"Sebab, jika nanti kinerjanya dibilang bagus, nanti Jokowi tak akan turun ke lapangan lagi."

Ferrial mengungkapkan ada tiga hal yang dievaluasi dalam 100 hari masa kerja Jokowi. Pertama adalah Jokowi dinilai sudah mampu mengenal daerah yang dipimpinannya.

Meski begitu, ia berpendapat sebagai orang Solo, Jokowi belum tuntas keliling Jakarta. Namun, ia menilai Jokowi sudah banyak mengenal jalan, gorong-gorong, dan kampung-kampung di ibu kota.

Evaluasi yang kedua Jokowi, dinilai mampu menata birokrasi menjadi lebih baik. Sedangkan, evaluasi ketiga terkait  pembangunan fisik. Menurutnya, pembangunan fisik belum bisa dilakukan sebab anggaran

untuk 2012 sudah ditetapkan gubernur sebelum Jokowi dan anggaran 2013 belum ketok palu.

"Saya kira okelah (Kinerja Jokowi). Kalau gubernur tidur di Suropati, ya kita akan komplain," selorohnya.

Ferrial menilai program Jokowi yang paling menonjol adalah penanggulangan banjir yang sampai sekarang belum selesai. Menurutnya, program intensifikasi penturapan sungai, memperbanyak waduk maupun program banjir yang lain sudah masuk RAPBD 2013.

Sedangkan, usulan 'deep tunnel' baru akan menjadi program ketika sudah disahkan oleh DPRD. Masalah kemacetan dan penambahan armada transportasi massa juga sudah terwadahi dengan baik. "Begitu pula penambahan jumlah panjang jalan," tutupnya.

Reporter : Rina Tri Handayani
Redaktur : Karta Raharja Ucu
816 reads
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?((QS Ar Rahman))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...