Senin, 21 Jumadil Akhir 1435 / 21 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pengamat: Jokowi Pemimpin yang Berbeda

Selasa, 22 Januari 2013, 18:23 WIB
Komentar : 0
Republika/Rina Tri Handayani
Jokowi meninjau tanggul yang jebol di Banjir Kanal barat
Jokowi meninjau tanggul yang jebol di Banjir Kanal barat

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Jokowi dinilai menjadi sosok pemimpin yang berbeda dari sebelumnya. Hal ini diungkapkan oleh Pengamat Kebijakan Publik Universitas Indonesia (UI), Adrinof Chaniago.

"Tidak ada pemimpin yang seperti itu selama ini. Dia (Jokowi) dalam kondisi darurat bertanggung jawab dengan turun langsung ke lapangan, seperti ketika mengecek tanggul Laturharhary," kata Adrinof ketika dihubungi oleh Republika, Selasa (22/1).

Menurutnya, dalam kondisi darurat seperti bencana banjir saat ini, Jokowi mengerahkan tenaganya untuk menanggulangi bencana. Namun meskipun begitu, Adrinof menilai fungsi kepemimpinan Jokowi tetap berjalan.

Pasalnya, Jokowi dinilai tetap berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menanggulangi daerah lain yang juga terkena bencana. "Jokowi turun langsung ke lapangan untuk memberikan semangat kepada prajurit TNI yang bekerja," katanya.

Sementara itu, terkait dengan solusi kemacetan dengan rencana pembangunan enam ruas jalan tol, Adrinof berharap agar Jokowi menolaknya. Pasalnya, pembangunan enam ruas jalan tol tersebut dibangun bukan untuk kepentingan rakyat.

"Itu untuk bisnis, mereka mengambil untung dari kemacetan dengan membangun jalan tol. Jalan tol itu tidak menyelesaikan masalah," katanya.

Menurutnya, untuk menyelesaikan masalah kemacetan, pemerintah perlu melihat penyebab-penyebab kemacetan terlebih dahulu dan menyelesaikannya.

Ia menambahkan, kebijakan pembangunan bangunan vertikal untuk para pekerja juga harus diperhatikan. Pasalnya, para pekerja banyak yang tinggal jauh dari tempat mereka bekerja.

Sehingga hal ini dinilai menjadi salah satu penyebab kemacetan. Selain itu, ia menilai angkutan umum juga perlu dioptimalkan, seperti penyediaan busway.


Reporter : Dessy Suciati Saputri
Redaktur : Heri Ruslan
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)((QS ar-Rum: 41))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  Taulo Selasa, 22 Januari 2013, 21:23
Sepanjang sejarah republik ini, belum ada satupun pemimpin yg bebas dari cengkeraman pebisnis. Mudah-mudahan Jokowi menjadi pelopornya

  VIDEO TERBARU
Fitur Kamera Jadi Pertimbangan Memilih Ponsel Pintar
AKARTA-- Fitur kamera yang tinggi menjadi salah satu pertimbangan seseorang memilih ponsel pintar. Untuk itu, Acer Liquid E3 menjadikan kamera sebagai salah satu...