Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Jokowi Temui Wapres Bahas MRT

Rabu, 16 Januari 2013, 12:55 WIB
Komentar : 0
ANTARA/Andika Wahyu
REALISASI PROYEK MRT IBUKOTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memberikan keterangan pers seusai pertemuan dengan Menko Perekonomian Hatta Rajasa membahas kelangsungan proyek mass rapid transport (MRT) di Jakarta, Rabu (9/1).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menemui Wakil Presiden, Boediono, Rabu (16/1), membahas keberlangsungan proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT).

Gubernur datang ke kantor Wapres mengenakan pakaian khas Betawi. Dalam pertemuan ini, keduanya akan fokus membahas mekanisme pembiayaan MRT.

Kepala Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), Kuntoro Mangkusubroto, turut hadir dalam rapat ini. "Tadi dilaporkan kemajuannya ke Wapres," kata Kuntoro saat ditemui.

Ia mengatakan, dalam pertemuan tersebut ada kemajuan dan titik temu tentang persoalan MRT. "Tampaknya sudah akan ada titik temu-lah," katanya.

Kuntoro mengatakan MRT bisa tetap diteruskan. Sayang, Kuntoro enggan merinci secara detail hasil pertemuan. "Kalau dari apa yang saya dengar akan berlangsung. Detailnya dari Pak Gubernur," katanya.

Selain soal MRT, pertemuan Jokowi dengan Boediono juga membahas tentang lube line DKI, kereta api, banjir dan pemecahannya secara  konsepsional.

Disebutkan, ada wacana pembangunan waduk Ciawi untuk tangani banjir. Hanya saja, rencana tersebut masih mentah dan masih perlu pengkajian mendalam dengan Kementerian Pekerjaan Umum.

"Untuk banjir, pemecahan secara konsepsional mesti dicari. Salah satunya mengenai waduk Ciawi tadi," kata kuntoro.




Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Hazliansyah
577 reads
Buta yang paling buruk ialah buta hati.((HR. Asysyihaab))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...