Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Jokowi Minta Warga Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 21 Desember 2012, 20:58 WIB
Komentar : 0
Republika/Adhi Wicaksono
Gubernur DKI Jakarta Jokowi mengecek kesiapan peralatan siaga bencana dalam apel siaga banjir di Lapangan Monas, Jakarta, Selasa (6/11).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meminta agar seluruh masyarakat Jakarta membudayakan perilaku tertib berlalu lintas.

"Kalau masyarakat mau membudayakan perilaku tertib berlalu lintas, maka itu sudah dapat mengurangi sekitar 30 sampai 40 persen kemacetan di ibukota," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (21/12).

Budaya tertib berlalu lintas, menurut Jokowi, dapat dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya tidak saling mendahului, baik untuk kendaraan pribadi maupun angkutan umum.

"Selain itu, ketika terjadi kemacetan, saya mengimbau kendaraan pribadi dan angkutan umum sabar menunggu antrean lampu merah, tidak asal terobos, sehingga antrean malah semakin ruwet. Semuanya juga ingin cepat sampai di tempat tujuan, jadi harus bersabar," ujar Jokowi.

Ia juga mengimbau seluruh sopir angkutan umum untuk tidak berhenti di sembarang tempat untuk mengangkut penumpang serta tidak membuat terminal bayangan di sembarang lokasi.

"Begitu juga dengan penumpangnya, harus naik dan turun dari angkutan umum di halte-halte yang sudah disediakan, jangan di pinggir-pinggir jalan karena dekat dengan gang rumahnya dan lain-lain," kata Jokowi.

Di samping itu, lanjut Jokowi, untuk memecahkan masalah kemacetan, pemerintah daerah harus melakukan revitalisasi angkutan umum, misalnya menambah armada bus TransJakarta.

"Kalau untuk jangka panjang, dapat dilakukan dengan cara segera membangun sarana transportasi masal, seperti Mass Rapid Transit (MRT) dan monorel," tutur Jokowi.

Jokowi menambahkan sejumlah kebijakan juga perlu diterapkan untuk mengurangi kemacetan di Jakarta, seperti aturan pelat kendaraan bermotor genap ganjil serta Electronic Road Pricing (ERP).

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
1.443 reads
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)((QS ar-Rum: 41))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  ato Sabtu, 22 Desember 2012, 23:42
Kok diulang2, jakarta ga perlu himbauan, tapi enforcement. Jokowi sekarang gub, tanggungjawab thd banjir dan macet. Bukan warisan.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...