Wednesday, 10 Sya'ban 1434 / 19 June 2013
find us on : 
  Login |  Register

Suplai Sapi Potong Terus Merosot

Tuesday, 18 December 2012, 23:55 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam beberapa bulan terakhir terjadi penurunan suplai sapi potong. Imam dari bagian teknik PD Dharma Jaya, Jalan Penggilingan Raya, Cakung, Jakarta Timur, mengatakan, beberapa bulan lalu, rumah pemotongan ini rata-rata memotong sapi 60 ekor per hari. Tapi sekarang hanya memotong 30 ekor sapi per hari.

Di pemotongan yang khusus hanya untuk memotong sapi ini, dia berujar, pasokan sapi yang semakin sedikit dan mahal membuat berkurangnya sapi yang akan dipotong. "Pemotongnya banyak, yang dipotong kurang," kata dia kepada Republika Selasa (18/12) malam.

Kapan pasokan daging akan kembali normal, Imam mengaku tidak tahu. Menurut dia, belum ada kejelasan pasokan akan kembali normal.

Imam menuturkan pada kantor PD Dharma Jaya ini, hanya fokus untuk memotong sapi. Sedangkan kantornya yang lain, ada yang fokus untuk daging babi dan kambing. Setiap pemotongan daging hanya fokus satu hewan.

Reporter : Aldian Wahyu Ramadhan
Redaktur : Djibril Muhammad
775 reads
Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Awal Masuknya Islam di Vanuatu
VANUATU--Islam pertama kali masuk ke Vanuatu, pada tahun 1978, tepatnya pada Desa Melle, lewat seorang tokoh bernama Hussein Nabanga. Sebelum ke...
Content x