Jumat, 18 Jumadil Akhir 1435 / 18 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Asyik..Penunggak Pajak Dapat Diskon

Selasa, 18 Desember 2012, 10:54 WIB
Komentar : 0
Ditjen Pajak
Ditjen Pajak
Ditjen Pajak

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Depok memberikan keringanan pembayaran pajak bagi wajib pajak yang menunggak. 

Pasalnya, tunggakan wajib pajak di Kota Depok di sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) telah mencapai Rp 170 miliar selama 10 tahun.  

Kepala DPPKA Doddy Setiadi, mengatakan pemberian potongan pembayaran pajak pada wajib pajak yang menunggak dapat mendorong mereka untuk segera membayarkan pajak. Kebijakan tersebut dikatakannya sedang diajukan melalui peraturan walikota. 

"Untuk meringankan kewajiban para wajib pajak membayar tunggakan, kami sedang membuat peraturan walikota (Perwa) terkait hal itu," kata Doddy. 

Ia menambahkan, apabila perwa tersebut sudah selesai disusun, para wajib pajak yang menunggak akan diberikan waktu hingga enam bulan untuk segera memenuhi pembayaran pajaknya. Keringanan pembayaran pajak tersebut diberikan sebesar 25 persen apabila tunggakan sekitar tiga hingga lima tahun. Selain itu, mereka juga dibebaskan dari sanksi administrasi. 

Bagi para wajib pajak yang menunggak selama lima tahun keatas, mereka akan diberikan keringanan pembayaran sebesar 50 persen dan juga bebas dari biaya administrasi. 

Namun, tambah Doddy, apabila wajib pajak tidak membayarkan kewajibannya dalam tenggang waktu yang ditentukan, maka keringanan pembayaran pajak tidak akan diberikan. "Itu berlaku tahun depan," katanya. 

 

 

Reporter : Dessy Suciati SaputripaJAK
Redaktur : Setyanadivita Livikacansera
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?((QS Ar Rahman))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar