Sabtu, 29 Muharram 1436 / 22 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kampanye Pilkada Bekasi Abaikan Lalu Lintas

Rabu, 12 Desember 2012, 12:03 WIB
Komentar : 0
Antara/Jafkhairi
Kampanye pilkada di Jabar (ilustrasi).
Kampanye pilkada di Jabar (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI TIMUR -- Pelanggaran lalu lintas sering terjadi pada masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi.

Meski demikian, jajaran Polresta Bekasi enggan memberi tindakan tegas. Polisi hanya menegur para pelanggar lalu lintas tanpa ditilang.

Humas Polresta Bekasi, Ipda Evi Fatna menyatakan, selama masa kampanye Pilkada Kota Bekasi banyak terjadi pelanggaran ringan, khususnya pelanggaran tertib lalu lintas.

Pelanggaran ringan yang terjadi paling banyak adalah tidak mengenakan helm. Namun tindakan langsung hanya masih berupa peneguran.

"Jajaran kami lebih memprioritaskan kelancaran lalu lintas terlebih dahulu. Apalagi kampanye yang melibatkan iring-iringan kendaraan. Jangan sampa ada penumpukan kendaraan," ujar Ipda Evi Fatna kepada Republika, Rabu (12/12).

Namun Evi menjelaskan, pelanggaran berat seperti tidak adanya surat-surat kendaraan tetap ditindak tegas. Tindakan tersebut berupa penerbitan surat tilang.  

Masa kampanye Pilkada Kota Bekasi  resmi berakhir hari ini, Rabu (12/12). Rencananya, penutupan masa kmpanye ditandai dengan doa bersama di balai patriot, kantor walikota bekasi.

Tahapan Pilkada Kota Bekasi akan memasuki masa tenang, yaitu 13-15 Desember. Untuk itu, Evi pun menyatakan seluruh jajaran Polres sudah bersiaga.

"Kami akan terus berpatroli, meski sudah tidak ada pengumpulan massa  dalam jumlah besar. Patroli justru akan kami tingkatkan terutama di daerah-daerah pusat pendukung," tutur Evi.

 

 

Reporter : Reja Irfa Widodo
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
Barangsiapa ingin disenangi Allah dan rasulNya hendaklah berbicara jujur, menunaikan amanah dan tidak mengganggu tetangganya( (HR. Al-Baihaqi) )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Menata Rambut dengan Kacamata Pintar
NEW YORK -- Tutorial penataan rambut banyak diunggah ke situs-situs video seperti YouTube. Tetapi salon di New York baru-baru ini menguji coba metode...