Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pemerintah Pusat Anggarkan Normalisasi Ciliwung Rp 1,3 T

Jumat, 23 November 2012, 16:11 WIB
Komentar : 0
Warga beraktivitas di kawasan permukiman pinggiran Sungai Ciliwung, Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (31/1). (Aditya Pradana Putra)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah pusat dan Pemprov DKI bekerja sama melaksanakan normalisasi Sungai Ciliwung pada 2013 mendatang.

Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz mengatakan, proyek normalisasi itu diharapkan dapat merelokasi 6 ribu kepala keluarga yang tinggal di bantaran sungai.

Djan menjelaskan, pemerintah pusat menganggarkan Rp 1,3 triliun untuk membangun dua rumah susun di Pasar Rumput dan Dinas Teknis. Sedangkan normalisasi sungai dilakukan sepanjang 34 kilometer dari Srengseng-Manggarai dilanjutkan Manggarai-Kampung Melayu.

"Untuk rusun yang di Pasar Rumput ditargetkan menampung 5 ribu KK. Sedangkan yang di Dinas Teknis sekitar seribu KK," kata Djan di kantor Kementerian Kesejahteraan Rakyat (Kemenko Kesra), Jakarta Pusat, Jumat (23/11).

Ia menambahkan, pembangunan rusun tersebut didesain tidak menggusur pasar tradisional yang ada di dua lokasi tersebut. "Untuk yang di Pasar Rumput, di bawahnya tetap ada pasar, kita hanya ambil udaranya. Di Dinas Teknis juga tetap ada pasarnya di lantai satu, tapi skala kecil," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Menko Kesra Agung Laksono mengatakan, penataan Sungai Ciliwung ini sebenarnya telah direncanakan sejak Januari 2011 lalu. Tapi, proyek ini sempat beberapa kali tertunda karena sejumlah kendala teknis.

"Ini juga untuk memberikan tempat yang layak bagi warga di bantaran Sungai Ciliwung," ujarnya

Reporter : Adi Wicaksono
Redaktur : Hafidz Muftisany
1.211 reads
Allah pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: Jadilah. Lalu jadilah ia. (QS.Al-Baqarah [2]:117)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...