Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Jokowi Bakal Normalisasi Ciliwung Sepanjang 34 Km

Jumat, 23 November 2012, 16:06 WIB
Komentar : 0
Antara
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo secara persuasif akan melakukan dialog dengan warga sekitar bantaran Sungai Ciliwung. Pasalnya normalisasi Kali Ciliwung sepanjang 34 kilometer bakal segera dilakukan.

Jokowi mengatakan telah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait, saat menghadiri rapat bersama Menko Kesra Agung Laksono. Menurutnya saat ini normalisasi Sungai Ciliwung sedang dalam proses hingga nanti pada 2013 normalisasi secara fisik dilaksanakan. Pihaknya pun sudah beberapa kali berkordinasi dengan Kementerian PU dan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera). 

Mantan wali kota Solo ini menuturkan normalisasi harus terus digiatkan. Untuk itu rapat dengan Menkokesra ini dilakukan guna menegaskan tentang penataan Ciliwung. 

"Nah ini, sekarang ini mau ditegaskan oleh pak Menko khusus untuk yang penataan ciliwung. Karena ini sangat berkaitan dengan kita. Sehingga kita menyediakan pasar rumput itu. Kemudian lahan di dinas teknis juga untuk lahan itu," bebernya.

Jokowi menyatakan proyek normalisasi Ciliwung tidaklah sama dengan proyek penataan kampung. Untuk normalisasi Ciliwung dana akan disalurkan melalui APBN. Sedangkan penataan kampung dengan APBD.

"Ini berbeda dengan yang penataan kampung lho ya. Ini beda-beda, jadi ini nanti menggunakan anggaran dari APBN. Kita nanti mungkin hanya yang non-teknis yang kita anggarkan," sebutnya.

Non-teknis yang dimaksud Jokowi adalah proses penataan Sungai Ciliwung melalui pendekatan warga. Pemprov DKI diakuinya akan melakukan bagiannya untuk membujuk warga di sekitar Ciliwung agar mau ditata.

"Jadi semuanya bergerak. Yang penataan bergerak, yang penataan kampung bergerak semuanya. Tapi sekali lagi kita ini harus ngomong ke masyarakat, ya kan. Itu bagian kita (Pemprov) lah, ngomong agar mereka mau ditata," lengkapnya.

Ia pun menegaskan akan turun ke lapangan langsung untuk berbicara dengan warga masyarakat Ciliwung. Hal ini untuk mengantisipasi bila warga sekitar menolak untuk direlokasi. Rencananya sekitar enam ribu kepala keluarga yang tinggal di pemukiman kumuh di bantaran sungai ciliwung, akan ditata dengan memberikan tempat tinggal yang layak.

Normalisasi Sungai Ciliwung sendiri akan dilakukan di sepanjang Manggarai hingga Srengseng yang berjarak 34 kilometer. Normalisasi ini berupa perluasan kali dan pengerukan.

Reporter : Rachmita Virdani
Redaktur : Djibril Muhammad
1.231 reads
Menguap adalah dari setan. Karena itu, apabila salah seorang dari kalian menguap, tutuplah serapat mungkin karena ketika salah seorang dari kalian berkata ‘huah’ (pada saat menguap), setan akan menertawakannya". (HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...