Monday, 30 Safar 1436 / 22 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

Aksi Jokowi Berburu Kemeja di Pasar Kaget

Friday, 23 November 2012, 14:18 WIB
Komentar : 0
Antara
Jokowi
Jokowi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selain gemar berolahraga untuk menjaga stamina, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ternyata juga hobi berbelanja. Selepas menunaikan shalat Jumat hari ini, Jokowi menyempatkan diri melampiaskan hobinya itu tanpa segan tawar-menawar dengan pedagang.

Bersama-sama jamaah shalat Jumat lainnya, Jokowi berjalan kaki menuju pasar kaget di pelataran masjid. Kedatangan orang nomor satu di ibukota itu pun disambut hangat oleh para pedagang sembari mengajaknya bersalaman.

Setelah melihat-lihat sejenak, Jokowi menghampiri lapak dagangan aneka sepatu. Ia tertarik pada sepasang sepatu kets. Tanpa malu, ia pun mulai menawar harga.

"Rp 75 ribu, Pak," ucap pedagang. Jokowi pun menawarnya dengan harga Rp 50 ribu. "Belum dapat, Pak," sambung si pedagang. Tarik ulur harga sempat terjadi sampai akhirnya Jokowi menaikkan tawaran menjadi Rp 65 ribu. Mendengar kesepakatan tercapai, ajudan Jokowi pun menyerahkan selembar uang pecahan Rp 100 ribu.

Meski telah berdebat alot, Jokowi akhirnya tidak meminta uang kembalian untuk sepasang sepatu kets itu. Jokowi rupanya belum puas berbelanja. Ia melanjutkan berjalan kaki dan berhenti di sebuah lapak pakaian. Ia memilih tiga kemeja warna abu-abu, coklat dan coklat muda.

"Berapa harganya," tanya Jokowi. "Rp 75 ribu," jawab pedagang.

Kali ini Jokowi enggan tawar menawar dan langsung membayarnya kontan dengan dua lembar pecahan Rp 100 ribu.

Petualangan Jokowi berakhir di sebuah warteg. Pria 51 tahun itu memilih sendiri lauk pauk yang akan disantapnya. Ia mengambil sayur tempe orek, teri kacang, terong balado dengan lauk telor dadar. Ia menyantap habis hidangan itu sambil bercengkerama dengan para warga.


Reporter : Adi Wicaksono
Redaktur : Hazliansyah
Tidak ada suatu rezeki yang Allah berikan kepada seorang hamba yang lebih luas baginya daripada sabar.((HR Al Hakim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Mobil Tenaga Surya Karya SMK Muhammadiyah, Din: Sangat Membanggakan
JAKARTA -- SMK Muhammadiyah belum lama ini mengenalkan karyanya, yakni sebuah moda transportasi bertenaga surya. Ketua umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin menjelaskan hadirnya mobil...