Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Banjir di Jakarta Belum Masuk Kategori Darurat

Jumat, 23 November 2012, 13:15 WIB
Komentar : 0
Republika/Yasin Habibi
Banjir (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hujan deras yang mengguyur ibu kota beberapa hari terakhir hingga menimbulkan banjir di 15 kelurahan Kamis (22/11) malam belum termasuk kategori darurat.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, Arfan Arkilie menanggapi sudah meluapnya Sungai Ciliwung dan Pesanggraan.

"Sampai saat ini Jakarta belum termasuk dalam keadaan darurat banjir karena hujan yang terjadi di Jakarta masih tergolong ringan yaitu di bawah 100 milimeter per hari," katanya kepada Wartawan Jumat (23/11).

Akibat hujan deras yang terjadi kemarin , 15 kelurahan di Jakarta tergenang banjir. Tercatat 5.407 jiwa berada di bantaran kali tergenang.

"Ada 25 RW yang dihuni 2.755 KK atau 5.407 jiwa yang berada di bantaran kali tergenang. Tapi tidak semua warga mengungsi. Data sementara, 36 warga di Kelurahan Bidaracina tercatat mengungsi di tempat ibadah, sekolah dan aula kantor kelurahan," imbuh Arfan.

Sedangkan untuk daerah yang terendam akibat luapan Sungai Ciliwung yakni, Kelurahan Bidaracina, Kampungmelayu, Cililitan, Cawang, Kebonbaru, Bukitduri dan Pejatentimur.

Kemudian untuk luapan Sungai Pesanggraan ada beberapa wilayah seperti Ulujami, Bintaro, Pondok Pinang, Cipulir, Grogol Selatan, Sukabumi Selatan, Kedoya Selatan, dan Pondok Labu yang terendam banjir.


Reporter : Rachmita Virdani
Redaktur : Hafidz Muftisany
1.256 reads
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...