Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ditanya Banjir, Jokowi: Saya Bukan Dewa!

Senin, 19 November 2012, 13:17 WIB
Komentar : 0
Antara/M Agung Rajasa
SIDAK PERSIAPAN BANJIR. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berjalan meyusuri kampung ketika sidak persiapan banjir di Bukit Duri, Jakarta, Selasa (6/10). Gubernur DKI Joko Widodo percaya diri menghadapi musim banjir yang sudah di depan mata dan menjamin sega

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ekspektasi publik yang berlebihan terhadap penanganan persoalan banjir ternyata membuat Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pusing. Ia menegaskan, untuk mengatasi banjir di ibu kota butuh waktu puluhan tahun.

"Yang namanya banjir itu perlu proses. Jadi jangan mengharapkan seperti dewa langsung selesai. Saya bukan dewa. Dewa saja belum tentu bisa," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Senin (19/11).

Ia menjelaskan, secara jangka pendek, solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi banjir adalah menggalakkan kerja bakti di titik rawan. Menurut Jokowi, kerja bakti perlu digerakkan untuk membersihkan dan mengeruk selokan dan sungai-sungai kecil di perkampungan.

Sedangkan untuk jangka menengah dan panjang, Jokowi mengaku masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Di antaranya, penyelesaian proyek Banjir Kanal Timur, Cengkareng Drain, dan Kali Pesanggrahan.

"Kita juga ingin membelokkan air yang datang dari atas (Bogor) ke kali Waduk Ciawi. Itu proses jangka panjang. Butuh berpuluh-puluh tahun," imbuhnya.


Reporter : Adi Wicaksono
Redaktur : Hazliansyah
4.550 reads
Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  rendy Rabu, 21 November 2012, 00:33
lagi tukang bual di pilih , bego aja yg milih
  Yakub Selasa, 20 November 2012, 10:52
Hanya yg takabur juga yg berani menjanjikan Jkt bebas muaaceettt..ceet....he..he..:)
  ning Senin, 19 November 2012, 15:12
Trus berapa periode menjabat jadi gubernur dki bisa mengatasi banjir berikut kemacetan, atau ??? hahaa
  Sunarto Senin, 19 November 2012, 14:44
Pakar banjir pernah menyatakan bahwa hanya orang - orang takabur yang berani menyatakan Jakata bisa bebas dari banjir.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda