Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Jokowi Batal Silaturahmi dengan Pedagang Warteg

Minggu, 18 November 2012, 16:34 WIB
Komentar : 0
Antara
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, kembali batal bersilaturahim dengan pedagang warung tegal (warteg) se Jakarta. Jokowi sebelumnya direncanakan bersilaturahim dengan para pedagang warteg, Ahad (18/11) pukul 14.00 WIB di Warteg Dewi Sri, Jalan Meruya Utara 12, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

“Memang tidak ada informasi kedatangan Jokowi,” ujar Pewarteg Agus Sukarno (32 tahun), Ahad (18/11). Agus mengatakan belum ada konfirmasi terkait kedatangan Jokowi. Bahkan, menurutnya Ketua Asosiasi warteg sedang ada agenda lain, sehingga tidak mungkin Jokowi akan hadir.

Dia mengaku sebelum hari ini Jokowi pernah direncanakan datang pada (4/11) lalu. Namun, kedatangan tersebut ditolak karena tuan rumah tidak siap, meski sempat dibuatkan panggung.

Beberapa wartawan tampak berkumpul di depan warteg Dewi Sri. Sementara, pedagang warteg tidak ada yang nampak berdatangan. Selain itu, tidak terlihat persiapan khusus di Warteg Dewi Sri tersebut.

Beberapa pedagang warteg di Jalan Meruya Utara juga malah mengaku tidak mengetahui ada rencana kedatangan mantan walikota Solo tersebut. Sementara, hingga pukul 15.00 WIB belum nampak kedatangan Jokowi.

Reporter : Rina Tri Handayani
Redaktur : Dewi Mardiani
2.330 reads
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.(QS At Taubah ( 9:20))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda