Rabu, 13 Syawwal 1436 / 29 Juli 2015
find us on : 
  Login |  Register

Kadin: Pengusaha Siap Bantu Jokowi Atasi Kemacetan

Selasa, 16 Oktober 2012, 10:05 WIB
Komentar : 1
Jakarta masuk dalam sepuluh kota termacet di dunia.
Jakarta masuk dalam sepuluh kota termacet di dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengusaha siap diajak duduk bersama Jokowi membangun Jakarta.

Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto mengatakan, pengusaha siap membantu jika Jakarta memerlukan banyak investasi untuk mengatasi kemacetan. Misalnya, untuk membangun monorel atau di bidang transportasi lainnya.

"Kita siap duduk bareng, mari kita bahas bersama atasi kemacetan Jakarta," ujar Suryo, saat ditemui kemarin.

Menurutnya, Jakarta sebagai barometer perekonomian Indonesia harus menyediakan kenyamanan bagi investor. Selama ini, kata dia, investor harus bersusah payah untuk bisa menjangkau Jakarta. Padahal mereka sudah berniat untuk investasi.

Kemacetan, kata Suryo perlu diatasi bersama agar iklim investasi di Indonesia semakin baik.

"Misalnya dari London ke Jakarta. Perjalanan naik pesawat lama, belum lagi dari airport ke Jakarta bisa sampai dua jam," tambahnya.

Reporter : Dwi Murdaningsih
Redaktur : Hazliansyah
Barang siapa yang memerhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
'Ada Tiga Kelompok Besar di Pilkada Serentak'
JAKARTA -- Indonesia akan melakukan pemilahan kepala daerah (pilkada) serentak pada akhir tahun ini. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Zulkifli Hasan menilai...