Sunday, 28 Syawwal 1435 / 24 August 2014
find us on : 
  Login |  Register

Jokowi Bantah Pecah Kongsi dengan Ahok

Friday, 05 October 2012, 14:55 WIB
Komentar : 0
Republika/Agung Fatma
Jokowi-Ahok ketika mendaftar di KPUD DKI
Jokowi-Ahok ketika mendaftar di KPUD DKI

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) membantah bila terjadi pecah kongsi antara dirinya dengan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) pasca-Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

"Kalau pecah tidak menang dong," kata Jokowi saat bersilaturahmi dengan Fraksi PDI Perjuangan, Jum'at (5/9), di kompleks MPR/DPR, Senayan Jakarta.

Jokowi memastikan hubungannya dengan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta masih baik. Bahkan menurutnya dia dan Basuki masih kerap bertemu. "Setelah menang tetap tidak (pecah).  Tidak ada masalah. Masih sama-sama kemana-mana," ujarnya.

Jokowi juga membantah bila dirinya akan mengganti para kepala dinas di DKI Jakarta saat dia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Dia memastikan tidak akan bisa diintervesi pihak manapun saat memimpin Jakarta. "Itu (kepala dinas) kewenangan penuh saya sebagai Gubernur," katanya.

Jokowi mengaku heran dengan wacana bahwa dia berencana mencopot para kepala dinas. Hal ini karena dirinya belum mengetahui bagaimana sebenarnya kinerja para kepala dinas di DKI Jakarta. Dikatakan Jokowi dirinya akan terlebih dahulu berkenalan dengan para kepala dinas di DKI Jakarta.

"Kenalan saja belum, masa mau diganti. Kenalan dulu dong, ketemu muka, habis itu baru urusan ganti mengganti" ujarnya.

Reporter : m akbar wijaya
Redaktur : Taufik Rachman
Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya(HR. Muslim, no. 2588)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar