Rabu, 8 Ramadhan 1439 / 23 Mei 2018

Rabu, 8 Ramadhan 1439 / 23 Mei 2018

Jokowi Bantah Pecah Kongsi dengan Ahok

Jumat 05 Oktober 2012 14:55 WIB

Rep: m akbar wijaya/ Red: Taufik Rachman

Jokowi-Ahok ketika mendaftar di KPUD DKI

Jokowi-Ahok ketika mendaftar di KPUD DKI

Foto: Republika/Agung Fatma

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) membantah bila terjadi pecah kongsi antara dirinya dengan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) pasca-Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

"Kalau pecah tidak menang dong," kata Jokowi saat bersilaturahmi dengan Fraksi PDI Perjuangan, Jum'at (5/9), di kompleks MPR/DPR, Senayan Jakarta.

Jokowi memastikan hubungannya dengan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta masih baik. Bahkan menurutnya dia dan Basuki masih kerap bertemu. "Setelah menang tetap tidak (pecah).  Tidak ada masalah. Masih sama-sama kemana-mana," ujarnya.

Jokowi juga membantah bila dirinya akan mengganti para kepala dinas di DKI Jakarta saat dia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Dia memastikan tidak akan bisa diintervesi pihak manapun saat memimpin Jakarta. "Itu (kepala dinas) kewenangan penuh saya sebagai Gubernur," katanya.

Jokowi mengaku heran dengan wacana bahwa dia berencana mencopot para kepala dinas. Hal ini karena dirinya belum mengetahui bagaimana sebenarnya kinerja para kepala dinas di DKI Jakarta. Dikatakan Jokowi dirinya akan terlebih dahulu berkenalan dengan para kepala dinas di DKI Jakarta.

"Kenalan saja belum, masa mau diganti. Kenalan dulu dong, ketemu muka, habis itu baru urusan ganti mengganti" ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES