Wednesday, 29 Zulqaidah 1435 / 24 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Miris, Pelajar Koordinasi Tawuran Via Twitter

Monday, 17 September 2012, 17:15 WIB
Komentar : 1
inioke.com
Tawuran pelajar (ilustrasi)
Tawuran pelajar (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, PANCORANMAS -- Puluhan pelajar serta alumni SMK Baskara saling berkordinasi untuk melakukan aksi penyerangan ke SMA Pancoranmas melalui media jejaring sosial twitter. Namun pihak Kepolisian Sektor (polsek) Pancoranmass (panmas) dapat merazia mereka sebelum tawuran tersebut berlangsung.

Wakil Kapolsek Panmas, AKP Ibnu Salim mengatakan, berdasarkan pesan tersebut, sebelum berniat melakukan penyerangan, mereka berniat kumpul di satu titik. Selain itu juga, pihak kepolisian mendapatkan laporan dari warga akan terjadi tawuran. "Karena itu, kami mengerahkan petugas keamanan ke 8 titik yang dianggap rawan," kata Ibnu pada wartawan, Senin (16/9).

Adapun kedelapan titik tersebut, Ibnu menyebutkan yakni, Lapangan Ikaresi, SMK Pancoran Mas, SMK Fajar, Pom Bensin RS Bakti Yudha, Parung Bingung, Balai Desa Rangkapan Jaya Lama, SMK Baskara. Menurut Ibnu, motif mereka adalah balas dendam atas kematian rekan mereka yang tewas, Abu (17) pada tawuran Rabu lalu (12/9).

Hasil dari razia tersebut, polisi menyita beberapa benda tajam sebagai barang bukti yang akan dipakai sebagai alat tawuran. Sementara itu, Ibnu mengatakan para pelajar dan alumni yang terbukti membawa senjata tajam akan dikenakan pasal UU darurat kepemilikan senjata UU No 12 Tahun 1951. “Ancamannya bisa mencapai 10 tahun,” tambah Ibnu

Reporter : Andi Ikhbal
Redaktur : Hafidz Muftisany
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar