Minggu, 2 Muharram 1436 / 26 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

IPW Nilai Teror Bom di Depok Lebih Berbahaya

Minggu, 09 September 2012, 11:24 WIB
Komentar : 3
Ketua Presidium IPW Neta S Pane
Ketua Presidium IPW Neta S Pane

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Sebuah ledakan berasal dari bom meledak di Jalan Nusantara raya, Beji, Depok, Jawa Barat pada Sabtu (8/9) malam. Pemilik bom tersebut yang diduga Torik kini mengalami luka-luka dan saat ini berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Torik merupakan pelaku yang sama pada kasus ledakan bom di perkampungan padat penduduk di Tambora, Jakarta Barat pada 5 September 2012 lalu. Indonesia Police Watch (IPW), menilai jaringan teroris kelompok Torik sangat berbahaya dan harus diwaspadai.

"Kasus teror bom di Depok ini sepertinya lebih berbahaya dari penyergapan-penyergapan sebelumnya," kata ketua Presidium IPW, Neta S Pane kepada Republika, Ahad (9/9).

Neta menambahkan dengan adanya ledakan bom di Depok, menunjukkan lagi-lagi polisi dan intelijen kecolongan dan berhasil dikecohkan. Padahal Kepala Polres Depok sempat menyatakan akan bersiaga penuh terhadap aksi-aksi terorisme di daerahnya.

Wilayah Depok memang kerap kali ditemukan para pelaku terorisme yang bercokol di daerah tersebut karena letaknya yang dekat dengan Jakarta. Selanjutnya, ia mengimbau kepada polisi dan intelijen untuk mewaspadai kelompok jaringan teroris ini.

Apalagi ada beberapa orang dari kelompok ini yang tidak tertangkap dan berhasil melarikan diri dengan sebuah mobil. Bukan tidak mungkin, orang-orang yang lolos ini akan kembali melakukan aksi terorisme yang lebih berbahaya.

"Orang-orang yang lolos ini akan kembali berulah mengingat begitu banyak barang berbahaya yang ditemukan di TKP (Tempat Kejadian Perkara). Polisi dan intelijen harus bekerja keras untuk memburu dan menangkap mereka," tegasnya.

Reporter : Bilal Ramadhan
Redaktur : Djibril Muhammad
Tidak ada suatu rezeki yang Allah berikan kepada seorang hamba yang lebih luas baginya daripada sabar.((HR Al Hakim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Doyan Minum Soda Tampak Lebih Tua?
SAN FRANSISCO -- Sebuah studi menemukan minuman bersoda dapat membuat sel-sel tertentu dalam tubuh menua lebih cepat. Peneliti University of California, San Fransisco menyimpulkan...