Friday, 6 Safar 1436 / 28 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Sepekan Jelang Lebaran, Hotel Bakal Sepi

Friday, 03 August 2012, 19:29 WIB
Komentar : 2
Republika/Prayogi
Salah satu lobi hotel berbintang di Jakarta.
Salah satu lobi hotel berbintang di Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) memprediksi tingkat hunian hotel-hotel di seluruh Indonesia rendah alias sepi pada sepekan jelang Lebaran Idul Fitri 1433 H.

"Sepekan sebelum Hari Raya, tingkat hunian hotel memang sepi," kata Ketua Umum PHRI, Yanti Sukamdani, di Jakarta, Jumat (3/8).

Untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya menawarkan paket wisata kuliner di hotel-hotel di samping juga menyelenggarakan safari Ramadhan. Meski begitu, fungsi "MICE" (Meeting Incentive Conference and Exhibition) di hotel-hotel juga masih tetap berjalan selama Ramadhan.

"Meeting tetap ada, karena ada hal-hal yang tidak bisa dibatalkan. Ada memang acara yang sudah di-arrange jauh-jauh hari sebelumnya. Jadi, yang seperti ini tetap jalan terus," ujar Yanti.

Ia menambahkan, secara keseluruhan pengaruh puasa dan lebaran yang tahun ini bersamaan dengan bulan-bulan "peak season" liburan hanya sedikit memberikan pengaruh pada penurunan tingkat hunian hotel. "Tidak banyak pengaruh, hanya memang untuk wisnus ada sedikit pengaruh tetapi mereka tetap 'travelling', meski berkurang," ucapnya.

Sedangkan untuk wisman tetap berjalan seperti biasa, karena umumnya sudah melakukan pemesanan jauh-jauh hari sebelum kedatangan mereka ke Indonesia. Sampai semester I tahun ini, pihaknya mencatat tingkat hunian hotel di seluruh Indonesia rata-rata 65 persen. "Sebagian besar yang diminati adalah hotel bintang 2, bintang 3, dan terutama budget hotel. Meskipun hotel bintang 3 dan bintang 4 tetap juga diminati," pungkas Yanti.




Redaktur : Chairul Akhmad
Sumber : Antara
Tiada beriman kepadaku orang yang bermalam (tidur) dengan kenyang sementara tetangganya lapar padahal dia mengetahui hal itu. ((HR. Al Bazzaar))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Kewajiban Muslim Penuhi Hak-Hak Binatang
JAKARTA -- Ketua Pemuliaan Lingkungan Hidup & SDA Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr. H. Hayu Prabowo menuturkan sudah menjadi kewajiban seorang Muslim untuk...