Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Tiga Pekan, Mahasiswi Farmasi UI Menghilang

Senin, 09 Juli 2012, 22:41 WIB
Komentar : 0
twitter
Nurul Fitriyah

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Seorang mahasiswi Farmasi Universitas Indonesia, Nurul Fitriyah (23 tahun) tak ada kabar sejak 16 Juni lalu. Tak ada tanda keanehan, mahasiswi asal Tegal tersebut belum dapat ditemukan hingga kini.

Kerabat Pipit, sapaan akrab Nurul telah melaporkan hal tersebut kepada polisi Depok sejak 30 Juni lalu. Teman kampus dan paguyuban pun telah mencari keberadaan mahasiswi yang tengah mengambil profesi farmasi tersebut. Namun hingga kini hasilnya nihil.

Menurut keterangan sahabat sekaligus teman kosan Pipit, Wulan, tak ada tanda keanehan dalam perilaku Pipit sebelum dia menghilang. "Sudah lapor polisi. Temen kuliahnya juga sudah dihubungi. Gak ada tanda-tanda yang aneh banget," ujar Wulan yang juga mahasiswi UI tersebut, Ahad kemarin (8/7).

Khawatir terjerat kelompok tertentu, Wulan bersama teman kosan lain pun mengaku telah mencari tahu dengan menggeledah kamar Pipit. Namun tak ditemukan barang yang aneh ataupun mencurigakan di kosan dekat Kampus UI Depok tersebut.

Kabar menghilangnya Pipit pun telah tersebar di berbagai jejaring sosial. Teman-teman Pipit baik dari kampus, paguyuban mahasiswa Tegal, maupun teman SMA tengah berupaya mencari gadis berjilbab tersebut. Di Facebook, sebagian besar mereka berkomentar khawatir Pipit terjerat kelompok tertentu seperti NII.

Apalagi beberapa teman Pipit berkomentar bahwa sebelum menghilang, Pipit bergaul dengan teman-teman baru. Sebagian lain mengatakan, karakter Pipit memang mudah percaya dengan kata-kata orang.

Salah seorang kerabat Pipit, Amin, menuturkan pihak keluarga telah berusaha mencari mahasiswi angkatan 2007 tersebut. Bahkan Amin mengaku sempat pergi ke orang pintar namun hingga kini tak ada tanda-tanda kembalinya Pipit. "Kami keluarga Pipit sudah berusaha lahiriyah dan batiniyah. Tapi belum ada kabar apa-apa," tuturnya.

Reporter : Afriza Hanifa
Redaktur : Hafidz Muftisany
1.589 reads
Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW Islam manakah yang paling baik? Rasulullah bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda