Saturday, 1 Muharram 1436 / 25 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Servis Mobil, Mekanik Tewas dari Lantai Tiga

Wednesday, 04 July 2012, 13:05 WIB
Komentar : 2
www.pollsb.com
Mayat (ilustrasi)
Mayat (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang mekanik mobil tewas setelah terjatuh dari lantai 3, bersama dengan mobil yang tengah diperbaikinya, di dealer Honda, di Gedung Cakra, Jalan Salemba Raya No. 23, Kelurahan Paseban, Senen, Jakarta Pusat.

Kapolsek Metro Senen, Kompol Jajang Hasan mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut. "Sementara, polisi menduga tewasnya seorang mekanik itu murni karena kecelakaan," ujarnya Rabu (4/7).

Jajang menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (3/7) lalu, pukul 12.30 WIB. Berawal ketika mekanik bernama Bimo Pamungkas (32 tahun) sedang menservice mobil pelanggan.

Padahal, pada jam tersebut pekerja sudah beristirahat tetapi korban masih bekerja. "Biasanya jam segitu istirahat, tetapi korban tetap saja melanjutkan pekerjaanya. Konon, dia itu mekanik senior di tempat tersebut," jelasnya.

Namun entah apa yang terjadi mobil yang dibawa Bimo jatuh dari lift yang biasanya digunakan untuk mengangkat dan menurunkan mobil. Korban diduga langsung menancapkan gasnya ke dalam lift. Padahal, liftnya belum tiba di lantai 3.

Saat petugas Polsek Metro Senen tiba di lokasi, petugas sudah tidak menemukan korban. Semua sudah dirapihkan oleh petugas gedung tersebut. Bahkan, mobil yang ringsek di dalam lift sudah diangkut keluar.

"Kami masih selidiki siapa yang harus bertanggungjawab. Korban langsung dibawa ke RS St Carolus. Laporan adanya kejadian ini juga bukan dari pihak Honda, tetapi dari pihak rumah sakit," ujar Jajang

Reporter : Rizky Jaramaya
Redaktur : Hafidz Muftisany
Barangsiapa mengobati sedang dia tidak dikenal sebagai ahli pengobatan maka dia bertanggung jawab((HR. Ibnu Majah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Era Konversi Digital Ancam 'Layar Tancap'
ILLINOIS -- Pada akhir 2013 mayoritas studio film AS telah berhenti mendistribusikan film seluloid dalam format 35 milimeter, membuat berbagai bioskop independen semakin...