Selasa, 25 Ramadhan 1435 / 22 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Buntut Kerusuhan, Polda Metro Jaya Kumpulkan Semua Ormas di Jakarta

Kamis, 28 Juni 2012, 17:06 WIB
Komentar : 0
Antara
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Untung S Radjab (kanan)
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Untung S Radjab (kanan)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aksi penyerangan terhadap posko FBR dan perusakan sejumlah kendaraan di kediaman tokoh PP telah menjadi persoalan serius yang harus dipecahkan. Dalam penyerangan itu, seorang anggota FBR atas nama M alias P tewas di lokasi kejadian. Menyusul insiden tersebut, Polda Metro berencana mengumpulkan seluruh ormas yang ada di Jakara.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Untung S Rajab, menjelaskan, Polda Metro Jaya akan melakukan koordinasi dengan seluruh ormas yang ada di Jakarta besok, Jumat (29/6). Namun, Untung belum bisa menentukan lokasi pertemuan dan kepastian waktu koordinasi tersebut.

"Yang jelas, besok malam rencananya Polda akan melakukan koordinasi dengan seluruh ormas di Jakarta untuk mencegah kejadian serupa terulang lagi," ungkap Untung.

Ia juga menegaskan, polisi akan menindak tegas siapa pun yang melakukan aksi kriminalitas. Termasuk juga, ungkap dia, sekelompok anggota ormas  yang terbukti melakukan tindak pidana.

Polisi, tutur Untung. masih terus melakukan penyidikan dan penyelidikan terhadap kasus yang terjadi pada Rabu dini hari. Sejauh ini, ujar dia, belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut.

Reporter : Asep Wijaya
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata dusta dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya ((HR Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar