Senin, 21 Jumadil Akhir 1435 / 21 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Dampak Tawuran FBR-PP, Kawasan Tangsel Mencekam

Kamis, 28 Juni 2012, 14:42 WIB
Komentar : 1
Massa FBR, ilustrasi
Massa FBR, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Suasana di kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan mencekam. Hal ini sebagai dampak dari bentrokan antara Organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) dan Forum Betawi Rempug (FBR) yang terjadi di Gardu FBR di Ruko Sabar Ganda Asri, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu (27/6) malam.

Puluhan massa FBR tampak berkumpul di gardu dan ratusan massa FBR lainnya melakukan konvoi dengan menggunakan motor dan berencana untuk melakukan sweeping dan penyerangan ke posko-posko PP dikawasan Ciledug dan Bintaro, Tangerang selatan, Banten, Kamis (28/6).

Iringan-iringan motor massa FBR tersebut juga mengakibatkan kemacetan total di sepanjang jalan Ciledug menuju Ulujami dan Bintaro. Sweeping dan rencana penyerangan ratusan massa FBR ini bergerak usai menghadiri pemakaman seorang rekannya yang meninggal, yakni ketua Gardu FBR bernama Muhidin. Dia diduga tewas saat puluhan massa PP menyerang Gardu FBR Pondok Aren.

Muhidin tewas dengan terluka dibacok di kepala belakang, dada kiri, perut, dan paha. Saat ini jenazah Muhidin sudah dimakamkan setelah sebelumnya di visum di Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang.

Ratusan massa FBR ini membawa kayu balok, parang, golok, dan samurai. Sasarannya posko-posko PP, rumah-rumah anggota PP, dan mencari pelaku pembacokan. ''Aparat kepolisian sudah bersiaga dan akan berusaha untuk mengurai kerumunan massa dan konvoi motor dari massa FBR,'' ujar Kombes Pol Rikwanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya saat dihubungi, Kamis (28/6).

Ketua Umum FBR, Lutfi Hakim saat hendak dikonfirmasi mengenai peristiwa ini, saat dihubungi mlalui telepon selulernya tidak dapat dihubungi.

Reporter : Rusdy Nurdiansyah
Redaktur : Dewi Mardiani
Sebaik-baik menjenguk orang sakit adalah berdiri sebentar (tidak berlama-lama) dan ta'ziah (melayat ke rumah duka) cukup sekali saja.((HR. Ad-Dailami))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Fitur Kamera Jadi Pertimbangan Memilih Ponsel Pintar
AKARTA-- Fitur kamera yang tinggi menjadi salah satu pertimbangan seseorang memilih ponsel pintar. Untuk itu, Acer Liquid E3 menjadikan kamera sebagai salah satu...