Monday, 20 Zulqaidah 1435 / 15 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Massa FBR Sweeping Anggota PP

Thursday, 28 June 2012, 06:44 WIB
Komentar : 0
Logo FBR
Logo FBR

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ratusan massa Forum Betawi Rempug (FBR) melakukan penyisiran di sepanjang jalan wilayah Pondok Aren dan sekitarnya pasca penyerangan posko FBR, Rabu (27/6) dini hari.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam "sweeping" tersebut. Namun demikian, penyisiran itu menimbulkan kerugian dalam bentuk materi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, menyatakan tidak lama setelah penyerangan ke posko FBR, sekitar pukul 00.45 WIB, massa FBR mulai berdatangan dan berkumpul di Ruko Sabar Ganda. Mereka melakukan blokade di Jalan Ceger Raya sekitar pukul 02.00 WIB.

Setengah jam kemudian, massa tersebut bergerak dan menyambangi kediaman salah seorang tokoh Pemuda Pancasila (PP) dengan inisial K. Setelah itu, massa yang kian bertambah dan mencapai 400 orang  berkumpul di Kreo untuk melakukan penyisiran terhadap anggota PP.

Dalam aksi "sweeping" tersebut, mereka melakukan perusakan atas Pos Security Emerald, kediaman Ketua PAC PP Pondok Aren dan rumah seorang anggota PP di Jalan Kalimongso Kelurahan Jurang Mangu Barat. Selain itu, mereka juga membakar Pos PP Jalan Graha Raya Bintaro.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Pondok Aren, Kompol Parmono, menyatakan, polisi masih terus melakukan penyelidikan perihal penyerangan posko FBR dan perusakan posko PP yang diduga merupakan buntut kematian salah seorang anggota FBR itu. Pengejaran dan penelusuran pelaku penyerangan, ujar dia, menjadi fokus polisi terkait penyelesaian kasus tersebut.

"Kami masih bekerja di lapangan," ucap Parmono melalui sambungan telepon kepada Republika.

Reporter : Asep Wijaya
Redaktur : Hafidz Muftisany
Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS.Al-Baqarah [2]:48)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Menikah Harus Sah Menurut Agama Masing-Masing
 JAKARTA -- Masalah undang-undang pernikahan menurut Meneger Nasution sudah jelas. Ia juga menjelaskan menurut para ulama, pernikahan harus sah secara agamanya masing-masing. Berikut video...