Wednesday, 4 Safar 1436 / 26 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Polisi Periksa Enam Saksi terkait Penyerangan Posko FBR

Wednesday, 27 June 2012, 22:21 WIB
Komentar : 2
Logo FBR
Logo FBR

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Posko FBR di daerah Pondok Aren diserang sekelompok massa tak dikenal yang mengendarai motor, Rabu (27/6) dini hari. Atas kejadian itu, polisi telah memeriksa enam saksi untuk dimintai keterangan terkait aksi kekerasan tersebut.

Kapolsek Pondok Aren, Kompol Parmono, menjelaskan, sejauh ini, polisi telah memeriksa enam orang saksi untuk menceritakan kembali aksi penyerangan yang menewaskan seorang anggota FBR atas nama M alias P. Mereka itu, tutur dia, semuanya adalah anggota FBR.

"Ya, enam orang yang diperiksa itu orang FBR," ucap Parmono melalui sambungan telepon.

Dari pemeriksaan itu, Parmono menyatakan, belum ada seorang pun yang ditetapkan sebagai tersangka. Keenamnya, ujar dia, berstatus sebagai saksi yang memperjelas peristiwa penyerangan pada Rabu dini hari.

Lebih lanjut, Parmono mengatakan, saat ini, polisi masih terus melakukan pengejaran dan pencarian kepada pelaku penyerangan. Akan tetapi, Parmono tidak menyebutkan perihal kejelasan identitas atau indikasi kelompok tertentu.

"Masih dalam penyelidikan dan pencarian," ujar Parmono kepada Republika.

Seperti diketahui, posko organisasi massa Forum Betawi Rempug (FBR) di Jalan Ruko Sabar Garuda Asri, Pondok Aren, Tangerang Selatan diserang sekelompok orang tak dikenal, Rabu (27/6) dini hari. Dalam penyerangan itu, seorang anggota FBR atas nama M alias P tewas di lokasi kejadian.

Reporter : Asep Wijaya
Redaktur : Heri Ruslan
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
BBM Indonesia Naik di Amerika Malah Turun, Mengapa?
WASHINGTON DC -- Sementara harga BBM di Indonesia naik, di Amerika Serikat harga BBM justru turun ke level terendah selama hampir lima tahun...