Friday, 27 Safar 1436 / 19 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pedagang Kaki Lima Patungan untuk Gedung Baru KPK

Monday, 25 June 2012, 13:39 WIB
Komentar : 2
Edwin Dwi Putranto/Republika
Gedung KPK
Gedung KPK

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pedagang kaki lima (PKL) yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Kaki Lima Indonesia (PPKLI) memberikan dukungan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memiliki gedung baru dengan memberikan bantuan berupa uang yang rencananya akan dikumpulkan dari seluruh PKL yang ada di Indonesia.

"Kami rakyat kecil siap membantu KPK untuk membasmi koruptor, dan kami akan mengumpulkan uang sebesar Rp 1000 per hari dari seluruh PKL yang kurang lebih berjumlah 54 juta, untuk digunakan membangun gedung baru yang dibutuhkan," kata Sekretaris Jenderal PPKLI, Junaedi Sitorus, saat ke Gedung KPK, Jakarta, Senin (25/6).

Sitorus mengatakan bahwa apa yang dilakukannya bukan bersifat politik, namun, menurutnya rakyat kecil harus mendukung apa yg dilakukan KPK untuk memberantas korupsi, dan hal inilah yang bisa dilakukan oleh rakyat kecil seperti dia.

"Bantuan yang kami serahkan berupa surat dan uang sebesar satu juta rupiah sebagai bukti kami berniat membantu dalam pembangunan gedung baru, namun, uang itu masih belum bisa diterima oleh KPK," tambah Sitorus.

Sitorus menambahkan, memang uang bantuan tersebut tidak diterima oleh KPK untuk saat ini, namun pasti ada jalan keluar bagi masyarakat yang ingin membantu KPK.

Sementara itu, Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan bahwa KPK akan melakukan koordinasi terlebih dahulu terkait kepedulian masyarakat untuk membantu KPK dalam rencana membangun gedung baru.

"Kami akan melakukan koordinasi terlebih dahulu karena KPK adalah lembaga resmi negara," kata Johan.

Johan mengatakan bahwa banyak masyarakat yang menghubunginya untuk menanyakan perihal yang sama, dan kepedulian masyarakat itu memang harus diapresiasi.

"Ada telepon juga dari masyarakat Riau yang ingin memberikan bantuan kepada KPK, namun harus diingat, bukan KPK yang menggalang dana namun masyarakat," tambah Johan.

Seperti diberitakan, pimpinan KPK menyebut gedung yang saat ini ditempati KPK di daerah Kuningan, Jakarta Selatan, sudah tak lagi memadai untuk menampung seluruh pegawai KPK yang berjumlah sekitar 730 orang.

Gedung tersebut ditempati oleh kurang lebih sebanyak 650 orang, dari kapasitasnya yang hanya untuk 350 orang, sementara sisanya berkantor di dua gedung lain.

KPK juga berencana untuk menambah pegawai guna memenuhi tuntutan masyarakat, terutama DPR, dalam pemberantasan korupsi, dan idealnya, pegawai KPK seharusnya berjumlah sekitar 1.200 orang. Apabila dibandingkan dengan jumlah pegawai KPK di Malaysia dan Hong Kong, yang masing-masing negara mempekerjakan lebih dari 2.500 orang.

Politisi Dewan Perwakilan Rakyat Komisi III mengaku mendukung gedung baru untuk KPK, namun hingga saat ini masih belum ada realisasi, meskipun wacana gedung baru tersebut telah diajukan sejak dua tahun lalu oleh KPK.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gerakan Kelompok Ekstrimis, Din: Lawan dengan Ideologi
JAKARTA -- Menghadapi kelompok ekstrimis tak cukup dengan saling mengecam. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsudin menjelaskan harus ada tanding ideologi. Ia...