Kamis, 23 Zulqaidah 1435 / 18 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

299 Tanah Wakaf di Tangerang Rawan Sengketa

Senin, 28 Mei 2012, 12:47 WIB
Komentar : 0
etnisuku.wordpress.com
Sertifikasi tanah wakaf belum cukup memberikan perlindungan dari kemungkinan penggusuran.
Sertifikasi tanah wakaf belum cukup memberikan perlindungan dari kemungkinan penggusuran.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG - Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, Banten, menyebutkan, sebanyak 299 tanah wakaf masih rawan sengketa. "Dari 780 titik tanah wakaf yang ada, 299 lokasi di antaranya rawan sengketa," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, Zainal Arifin, di Tangerang, Senin (28/5).

Ia menjelaskan, Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang saat ini terus mengupaykan agar tanah-tanah wakaf dimaksud bisa segera memiliki sertifikat yang sah. Sertifikat diperlukan agar tanah wakaf tersebut tidak masuk dalam lahan komersil dan bermasalah di kemudian hari, katanya. Zainal juga menuturkan, tanah wakaf yang terdata yakni berupa lahan kosong, ataupun sudah berbentuk sekolah, masjid, mushalla, pamakaman hingga yayasan.

"Kami terus berkoordinasi agar tanah wakaf tersebut dapat selesai mengenai sertifikatnya," katanya menjelaskan. Kepala Seksi Penyelenggaraan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kota Tangerang Samsudin menuturkan, saat ini ada 40 tanah wakaf yang sedang dalam proses pengurusan sertifikat.

Bahkan, dari 40 titik tanah wakaf yang sedang diurus ke Badan Pertanahan Nasional, 11 di antaranya sudah lengkap berkasnya. "Kami targetkan semuanya dapat selesai dalam waktu dekat ini agar tidak menjadi masalah," katanya.        

Reporter : Karman
Redaktur : Hafidz Muftisany
Sumber : Antara
Hai Bani Israil, ingatlah akan nimat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat. (QS. Al-Baqarah [2]:122)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Terapi Air Bantu Mobilitas Penyandang Difabel
WASHINGTON --  Tim riset di Human Performance Lab Middle Tennessee State University, tengah mengembangkan terapi air guna membantu mobilitas warga difabel. Pasien yang...