Sunday, 1 Safar 1436 / 23 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

3 Tewas Usai Duel Persija vs Persib, Polisi Dianggap Kecolongan

Monday, 28 May 2012, 09:29 WIB
Komentar : 2
blogspot
Persija Vs Persib
Persija Vs Persib

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan menyatakan polisi kecolongan dalam mengamankan penonton pertandingan sepak bola antara Persija dan Persib sehingga menyebabkan tiga orang tewas.

"Polri kan sudah biasa bertugas mengawal setiap pertandingan sepak bola dan tahu watak para penontonnya. Kejadian ini betul-betul tidak bisa dimengerti kenapa Polri kecolongan," ujar Syahganda di Jakarta, Senin, mengomentari kematian seorang pendukung salah satu kesebelasan tersebut seusai pertandingan di Stadion Utama Bung Karno, Jakarta pada hari Minggu (27/5).

Ia mempertanyakan dan menyesalkan kesigapan polisi dalam mengamankan pertandingan Persija melawan Persib karena tidak mampu mengantisipasi keributan antarpenonton. Polisi, menurut dia, seharusnya bersikap profesional dalam memantau kondisi para penonton di samping dapat mengendalikan segala suasana di sekeliling area pertandingan.

Ia mengatakan, jika aspek pengamanan yang diterapkan polri memenuhi prosedur yang benar, tidak semestinya muncul peristiwa yang memilukan tersebut.

Menurut Syahganda, keributan penonton yang menyebabkan kematian merupakan kejadian luar biasa yang sulit ditoleransi dan menjadi pelajaran yang sangat mahal bagi aparat keamanan. Ia mengatakan peristiwa itu jelas memberi penilaian dari masyarakat bahwa pengamanan masih kurang baik.

Syahganda berharap pimpinan Polri mengevaluasi pengamanan pertandingan sepak bola yang dilakukan jajarannya itu di samping menerapkan hukuman atas kelalaian yang terjadi agar di kemudian hari tidak berulang korban nyawa.

Diketahui, tiga orang tewas akibat aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh salah satu oknum supporter.

Aparat Polsek Metro tanah Abang menemukan seorang pria sudah tidak bernyawa di sekitar Parkir Timur Senayan. Pria itu diketahui bernama Lazuardi 29 tahun. Dari KTP yang dimiliki, korban diketahui warga Jakarta. Namun belum bisa dipastikan apakah korban merupakan salah satu pendukung kesebelasan Persija ataupun Persib.

"Total korban hingga malam ini ada tiga yang meninggal dan empat luka,” ujar petugas Polsek Tanah Abang, Brigadir Amin saat dihubungi Republika, Ahad (28/5) malam.

Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Menanti Janji Jokowi Soal Perdamaian Palestina
 JAKARTA -- Sekretaris Komisi Pengkajian dan Penelitian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis mengatakan umat muslim di Indonesia bisa ikut mendesak pemerintah agar lebih...