Monday, 2 Safar 1436 / 24 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Foke Kunjungi Korban Kebakaran Lautze

Friday, 11 May 2012, 17:20 WIB
Komentar : 1
Aditya Pradana Putra/Republika
Simulasi pemadaman kebakaran.  (Ilustrasi)
Simulasi pemadaman kebakaran. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SAWAH BESAR -- Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengunjungi korban kebakaran Lautze, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (11/5). Dalam kunjungannya, calon Gubernur DKI (2012-2017) ini memberikan sumbangan bersama Yayasan Budha Tzu Chi dan Perusahaan Agung Podomoro.

"Apa yang dilakukan ini adalah wujud kebersamaan Pemrov DKI Jakarta dengan Yayasan serta perusahaan sebagai wujud Corporate Social Responsibility (CSR)," ujar Fauzi Bowo, Jumat (11/5).

Dalam kunjungannya, Fauzi Bowo (Foke) juga meresmikan musholla Nurul Azhar dan peletakan batu pertama pembangunan kembali rumah korban kebakaran. Ia pun berpesan agar warga menjaga lingkungan supaya kejadian serupa tidak terulang.

Pembangunan kembali rumah warga korban tidak dilakukan menyeluruh, baru akan dilakukan pada 40 rumah. Hal ini, kata Foke, lantaran diperlukan penyeleksian yang ketat.

"Kami perlu pastikan status kepemilikan tanah-nya dengan seluruh legalitas lainnya. Bagi warga yang tanahnya tidak jelas atau belum memiliki legalitas yang lengkap, tidak akan diakomodir," kata Fauzi.

Selain itu, pembangunan ini juga untuk menata pemukiman agar lebih baik dan tertata lebih rapi.

Sebelumya pada Selasa (7/2) kebakaran menghanguskan 203 rumah di Jl Lautze, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawahbesar, Jakarta Pusat.

Reporter : Umi Lailatul Ahdiyah
Redaktur : Hazliansyah
Anas Ra, pembantu rumah tangga Nabi Saw berkata, “ Aku membantu rumah tangga Nabi Saw sepuluh tahun lamanya, dan belum pernah Beliau mengeluh “Ah” terhadapku dan belum pernah Beliau menegur “kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Keren, Ada Aplikasi untuk Mengatur Usaha Kecil Anda
NEW YORK -- Baru-baru ini, jaringan kedai kopi Starbucks mengklaim unggul dalam pembayaran lewat aplikasi ponsel dengan 7 juta transaksi seminggu. Tetapi UKM...