Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pengangguran Kota Bekasi Capai 147 Ribu Jiwa

Senin, 30 April 2012, 10:30 WIB
Komentar : 0
Pengangguran
Pengangguran

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Jumlah pengangguran di Kota Bekasi naik setiap tahun. Berdasarkan data dari Biro Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi, jumlah pengangguran di Kota Bekasi mencapai 147 ribu jiwa pada 2010 lalu.

"Data tersebut didasarkan pada penghitungan 2010. Jumlah ini meningkat dibanding pada 2008," kata Kepala BPS Kota Bekasi, Slamet Waluyo.

Slamet menuturkan, meningkatnya jumlah pengangguran di Bekasi karena jumlah lapangan kerja tidak sebanding dengan tenaga kerja. Akibatnya, banyak tenaga kerja yang tidak memperoleh pekerjaan. Data menyebutkan, ada 19 ribu tenaga kerja angkatan 2008 yang belum mendapat pekerjaan.

Dijelaskan Slamet, pada 2007, angka pengangguran mencapai 41.700 jiwa. Pada 2008 angka pengangguran terbuka meningkat mencapai 137 ribu jiwa. Pada tahun ini jumlah usia kerja mencapai 1,6 juta jiwa. Sementara laju pertumbuhan penduduk tahun ini mencapai 3,4 persen dimana jumlah total penduduk Bekasi mencapai 2,3 juta jiwa.

Pada 2009 jumlah usia kerja mencapai 1,7 juta jiwa. Jumlah pengangguran terbuka mencapai 147 ribu atau 13,93 persen dari total penduduk Bekasi. Angka ini bertahan hingga 2010.

Reporter : Roshma Widiyani
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian. Barang siapa yang membenci ayahnya berarti ia kafir.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
MUI Harapkan PPP Islah
JAKARTA -- Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) alami perselisihan. Akan hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta PPP untuk segera melakukan Islah. "Pada forum...