Selasa, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Jaksel Tertinggi Kasus HIV/AIDS di Jakarta

Rabu, 25 April 2012, 11:44 WIB
Komentar : 0
Antara
Peduli HIV/AIDS
Peduli HIV/AIDS

REPUBLIKA.CO.ID, Berdasarkan survei langsung Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta jumlah penderita HIV/AIDS Jakarta Selatan pada 2011 menempati posisi yang tertinggi dibanding wilayah lain di DKI Jakarta. Terdapat kasus HIV sebanyak 134 kasus dan AIDS sebanyak 162 kasus.

''Hal ini menjadi dasar bagi pemerintah dan aparat untuk terlibat secara optimal memberikan perlindungan yang tepat pada masyarakat dari penularan HIV,''kata Ketua Pelaksana KPA Jakarta Selatan, Syamsudin Noor , Rabu (25/4).

KPA Provinsi DKI Jakarta melansir hingga Desember 2011 sudah terjadi 2.692 kasus HIV/AIDS. Angka ini dapat dipilah-pilah berdasarkan faktor resiko di mana kasus penularan melalui transfusi seksual mengalami peningkatan yang signifikan yaitu sebesar 1.380 kasus atau 53 persen. 

Penularan HIV secara seks terutama seks berisiko telah menggantikan ke posisi penularan lewat alat suntik yang memang semula di DKI Jakarta didominasi oleh pengguna jarus suntik. 

Sementara itu Syamsudin menjelaskan, penderita HIV/AIDS di Jaksel berdasarkan data 2010 menurut faktor resiko didominir oleh pengguna narkotika suntik yaitu 63,78 persen (130 kasus HIV dan 194 kasus AIDS) sedangkan menurut rentang umur proporsi tertinggi yaitu 83,86 persen usia produktif (25-44 tahun). 

Yang cukup tragis terdeteksinya 11,61 persen terjangkit terhadap ibu rumah tangga yang berdampak pada jabang bayi yang dikandungnya dan berdasarkan pekerjaan terdeteksi 1,38 adalah PNS.

 

Reporter : Rusdy Nurdiansyah
Redaktur : Hafidz Muftisany
Sesungguhnya Allah SWT mengampuni beberapa kesalahan umatku yang disebabkan karena keliru, karena lupa, dan karena dipaksa (HR Ibnu Majah, Baihaqi, dan lain-lain)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar