Rabu, 23 Jumadil Akhir 1435 / 23 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Jokowi: Bus Rel Lebih Cocok untuk Jakarta

Senin, 02 April 2012, 16:46 WIB
Komentar : 0
Republika/Prayogi
Joko Widodo
Joko Widodo

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK - Calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menilai kemacetan di Ibu Kota, tidak akan pernah selesai dengan memberikan fasilitas jalan bagi pengguna kendaaran. Pasalnya, cara itu hanya akan membuat kemacetan semakin parah. Menurut dia perlu untuk memberikan fasilitas bagi para pejalan kaki.

"Gerakkan orangnya, bukan (gerakkan) kendaraannya," ucap Joko, usai memberikan Kuliah Umum kepada Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Indonesia.

Selain itu, perlu bagi Pemerintah Kota Jakarta untuk membangun otoritas baru, yang difungsikan secara manunggal sebagai 'interline' bagi Jakarta, dan kota-kota yang bersebelahan. Ia menyebutnya 'Line Transportation Authority', sebuah otoritas angkutan darat yang menghubungkan transportasi darat dari Ibu Kota dengan Kota-Kota penyangga.

"Sehingga kerjasama (antar) kota ini terus sambung menyambung, dan harus ada satu kantornya," kata Joko, yang sekarang ini masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta.

Dia menambahkan, desain makro transportasi yang direncanakan oleh Pemerintah Kota Jakarta saat ini sebenarnya sudah benar. Hanya menurutnya moda angkutannya yang saja yang perlu diperbanyak, atau bahkan diganti dengan moda angkutan yang lebih besar, seperti 'trem' atau bus rel.

"Kalau dengan bus kan hanya dapat 60 sampai 80 yang terangkut. Trans Jakarta sebaiknya dioperasikan dibagian pinggir Kota Jakarta saja," ujarnya.

Menurut perhitungannya dalam waktu kurang lebih tiga tahun, dengan master plan transportasi yang baik, ia mengklaim percaya diri kemacetan di Kota Jakarta, akan teratasi dengan baik pula.

Reporter : Bambang Noroyono
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  singo Sabtu, 7 April 2012, 10:01
pak jokowi pasti bisa, saya yakin.!!!
  ncang jamal Rabu, 4 April 2012, 11:43
tak akan mungkin sOLusi dari pak jOkOwi behasiL !
itu hanya pmikiran spOntan dgn ide asaL terucap .
saya malah setuju saran dari kOmentar di dinding ini dari 'Sera al farrOs' cuma diberikan tenggang berlakunya.
  sistop Selasa, 3 April 2012, 08:38
hayo jokowi taklukkan ibu kota
  santo Senin, 2 April 2012, 17:45
ini baru pemimpin... punya visi yang tepat dan realistis... hayo pak joko, maju terus... tak dukung !!! tapi jangan hutang budi sama parpol, nanti sampean nggak bisa kerja...
  sera al farros Senin, 2 April 2012, 17:02
sebenernya gak perlu repot batasi aja kendaraan yang lebih dari 5 taun tidak bisa di perpanjang lagi ijin jalan nya