Rabu , 13 September 2017, 10:58 WIB

Tim Pencegahan KPK Sambangi Demokrat dan Nasdem Siang Ini

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Andi Nur Aminah
Antara/Makna Zaezar
Juru Bicara Febri Diansyah memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (6/9).
Juru Bicara Febri Diansyah memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (6/9).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, hari ini direncanakan tim pencegahan KPK akan menyambangi kantor dewan pimpinan pusat (DPP) Partai Demokrat dan Partai Nasdem. Kedatangan tim pencegahan adalah untuk berdiskusi tentang bagaimana mewujudkan politik berintegritas secara bersama-sama. "Di tahun 2016, KPK melakukan pematangan kajian untuk pencegahan korupsi dan penguatan parpol," ucap Febri saat dikonfirmasi, Rabu (13/9).

Ia menjelaskan, terdapat dua dimensi utama yang KPK fokuskan, yaitu peningkatan pendanaan politik, pembangunan integritas parpol. Untuk pembangunan integritas parpol KPK melakukan kajian bersama dengan beberapa profesor di LIPI juga. "Hasilnya saat ini dibawa ke seluruh Parpol," ujarnya.

Prinsip dasarnya, sambung Febri, selain kerja penindakan dalam memproses kasus-kasus korupsi yang melibatkan politisi, KPK juga memiliki tanggungjawab di bidang pencegahan. "Karena itulah, agar aspek integritas Parpol ini bisa diwujudkan, perlu komitmen dan keterbukaan dari para pimpinan Partai Politik," tuturnya.

Sejak akhir Agustus 2017 ini, lanjut Febri, tim Pencegahan KPK sudah bertemu dan diskusi dengan pengurus pusat PDIP, Gerindra, PKB dan Hanura. Secara prinsip ada komitmen untuk memperkuat dan membenahi parpol dari dalam. Hal-hal yang menjadi perhatian saat ini adalah pengaturan dan penegakan kode etik, penataan sistem rekruitmen politik di parpol dan sistem akuntabilitas pengelolaan dana dan keuangan parpol.

"Ke depan kita berharap, parpol sebagai pilar demokrasi memang menjadi bagian penting dari segala upaya perbaikan kesejahteraan masyarakat termasuk melalui upaya pemberantasan korupsi," kata dia.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat seluruh Parpol akan didatangi untuk mendapatkan gambaran lebih utuh terkait dengan peluang penerapan program pencegahan ini. Adapun jadwal kunjungan tim pencegahan KPK pada sejumlah partai yang telah dilakukan adalah PDIP pada 31 Agustus 2017, Gerindra, 7 September 2017, lalu PKB pada 7 September 2017, Hanura, pada 11 September 2017 dan pada hari ini kunjungan ke Partai Demokrat dan Nasdem.